Ayah Korban Bantah Anaknya Ditikam Gegara Bullying

  • 01 Agt 2023 04:12 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin : Kasus penganiayaan dengan senjata tajam, terhadap korban Siswa SMA di Banjarmasin oleh teman sekolahnya sendiri, berbuntut panjang. Terbaru, ayah korban Zainal Akly, dengan didampingi Kuasa Hukumnya, melaporkan peristiwa ke Satreskrim Polresta Banjarmasin, Senin (31/7/2023) malam.

Ayah korban mengaku, tak terima anaknya telah menjadi korban, dengan 4 mata luka tusuk dan harus menjalani operasi di RS.

“Kasus ini saya bawa ke jalur hukum. Anak saya saat ini sudah selesai melaksanakan operasi, lukanya sangat parah, Saya minta segera di Proses," ucapnya.

Selain itu, Dia membantah, anaknya jadi korban akibat melakukan Bullying, seperti pengakuan pelaku di depan penyidik.

Bahkan Dia membawa dan menunjukan bukti chat pelaku dengan anaknya, sejak Oktober 2022 hingga sekarang.

“Anak saya bukan pembully. Ini bisa kami buktikan bahwa ada chat pelaku di WA anak saya. Tidak ada satu pun perbuatan atau perkataan membully pelaku. Pelaku terlalu aktif chat anak saya, bukti chat itu, anak saya justru tidak terlalu banyak merespons,” terangnya.

Menurutnya, sebelum peristiwa itu, pelaku sudah menghubungi korban dengan meminta lokasi atau posisi keberadaan korban.

"Dari awal pelaku sudah menghubungi menahakan lokasi atau posisi anak saya,” jelasnya.

Soal laporan ayah korban, telah diterima Kepala SPKT Resor Kota Banjarmasin, Kanit I Aiptu Dody Achyadi dengan Surat Tanda Terima Laporan Nomor STTP/342/VII/2023/JSK/RESTA BJM /SPKT tanggal 31 Juli 2023.

Sebelumnya, seorang pelajar SMA yang berada di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin, Kalsel, harus menerima 4 luka tusukan saat masih mengikuti jam pelajaran disekolah, Senin (31/7/2023) pagi.

Korban berinisal MRN (15), langsung dievakuasi ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Sedangkan pelaku diketahui adalah teman satu sekolah, berinisial ARR (15), sempat melarikan diri, namun tak butuh waktu lama Polisi berhasil mengamankannya.

Dari hasil penyidikan Polisi kepada pelaku, polisi menginformasikan bahwa aksi nekatnya itu, diakibatkan sakit hati karena sering di Bully oleh korban.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....