Jemaah Bingung dan Dipanggul Warnai Hari Pertama Kedatangan

Seorang jemaah dipanggul petugas dari bis menuju hotel Abraj Taba Company di sektor dua Madinah (Foto: RRI/Charnila Kandi)

KBRN, Madinah: Hari pertama kedatangan Jemaah Calon Haji (JCH) Indonesia diwarnai sejumlah kejadian. Mulai dari jemaah yang linglung terpisah dari rombongan hingga jemaah yang harus dipanggul punggung dari bis ke hotel.

Pantauan rri.co.id, jemaah yang linglung ditemukan di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Jemaah wanita lanjut usia (Lansia) ini terpisah dari rombongan dan tanpa memegang identitas.

Saat ditanya perihal identitas, jemaah ini mengatakan, jika tas nya masih berada di rumah. "Tas nya masih di rumah, dekat kok," ujar jemaah tersebut. 

Jemaah calon haji wanita lansia terpisah dari rombongan setiba di Bandara Internasional AMAA, Madinah, Rabu (23/5/2023) (Foto: RRI/Charnila Kandi)


Seorang petugas Ropi'i mengatakan, saat bertemu dengan jemaah tersebut, pihaknya kesulitas berkomunikasi. "Ibu ini ditanya dari kloter mana, komunikasinya nggak nyambung, jadi kita susah menjelaskan ke mbah ini," ujar Ropi'i. 

Bahkan, kata Ropi'i, saking linglungnya jemaah tersebut, saat ditemukan, dirinya masih merasa berada di kampung halaman. "Masih di kampung ingat di pikirannya itu, daerahnya di Jawa Tengah," ucap Ropi'i.

Ropi'i menyebut, setelah berkoordinasi, saat ini sudah ditemukan kejelasan kloter jemaah tersebut. "Sudah saya lacak, dan ketemu teman satu rombongan, dan sudah ada kejelasan, disuruh sekamar dengan teman satu rombongan," kata Ropi'i.

BACA JUGA: Pemberangkatan Perdana Haji, Menag Puji Layanan 'Fast Track'​

Jemaah Dipanggul dari Bis ke Hotel

Di Hotel Abraj Taba Company di sektor dua Madinah, petugas membantu jemaah lansia turun dari bis menuju hotel. Bahkan ada sejumlah jemaah yang harus dipanggul menuju hotel.

Jemaan tersebut mengeluhkan lelah di perjalanan. Hal itu mengingat jarak tempuh Indonesia Madinah yang memakan waktu cukup lama.

Selawat Tala'a Al-Badru 'Alayna Sambut Kedatangan Jemaah


Seorang dari pihak hotel melambaikan tangan saat menyambut kedatangan jemaah di Hotel Abraj Taba Company di sektor dua Madinah (Foto: RRI/Charnila Kandi)


Kumandang selawat menyambut para Jemaah Calon Haji (JCH) Indonesia di Hotel Abraj Taba Company di sektor dua Madinah. Selawat Tala'a Al-Badru 'Alayna dilantunkan pihak hotel bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Pantauan rri.co.id, terlihat empat orang dari pihak hotel terus melantunkan selawat sembari memberi hormat untuk kepada jemaah. Empat pria tersebut mengenakan gamis dan Taqiyah atau penutup kepala.

Mereka tampak begitu bahagia menyambut kedatangan setiap jemaah. Mereka terus melemparkan senyum, menggambarkan kata selamat datang para tamu Allah.

Selain disambut selawat, jemaah juga diberikan setangkai bunga dan satu paket sajadah dan mushaf Al-Qur'an. Jemaah juga disajikan air zam-zam dan aneka cemilan coklat dan kurma. 

Di hotel tersebut, terdapat total 360 jemaah, dengan jemaah lansianya berjumlah 120 orang. Jamaah tergabung kloter satu asal Solo.

BACA JUGA: Jemaah Haji Indonesia Kloter Pertama Tiba di Madinah

Diketahui, Jemaah Haji Indonesia kloter 1 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) tiba di Bandara Internasional AMAA Madinah, Rabu (23/5/2023). Jemaah tiba pukul 6.20 Waktu Arab Saudi (WAS) atau 10.20 WIB.

Kloter ini menjadi jemaah Indonesia yang pertama tiba di Arab Saudi pada musim haji 1444 H/2023 M. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara PPIH Arab Saudi, Haryanto mengatakan, kloter 1 Embarkasi JKG ini terdiri dari 393 jemaah. 

Namun informasi terbaru dari Tanah Air, hanya 390 jemaah yang berangkat ke Tanah Suci. Sementara tiga lainnya tidak berangkat hari ini karena sakit. 

Secara total, hari ini akan ada 16 kloter haji yang tiba secara bertahap di Bandara AMAA Madinah dengan penumpang 6.383 jemaah. Mereka akan turun di empat terminal yang ada di Bandara Madinah. 

"Ada 4 terminal yang nanti sebagai tempat jemaah haji mendarat di Madinah, mulai dari terminal fast track, terminal zero, terminal haji, dan terminal internasional," ujar Haryanto usai meninjau kesiapan di Bandara AMAA, Madinah, Selasa (23/5/2023). (Charnila Kandi)