Truk Batu Bara Kembali Terlibat Kecelakaan di Kubar, Warganet: Mau Tunggu Berapa Korban Lagi

  • 25 Mar 2024 21:40 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar: Kecelakaan yang melibatkan truk angkutan batu bara kembali terjadi di jalan Trans Kalimantan, wilayah kabupaten Kutai Barat (Kubar) provinsi Kaltim.

Kali ini dua buah truk saling tabrakan di kampung Dingin, kecamatan Muara Lawa, Minggu (24/3/2024) petang.

”Kejadian truk koridor terbalik dalam sekejap,” kata seorang saksi mata yang memvideokan kejadian itu.

Nampak kaca mobil hancur dan supir truk terlihat sekarat dalam mobil yang sudah terbalik. Sementara muatan batu bara langsung tumpah di pinggir jalan.

Supir truk batu bara atau yang kerap disebut truk koridor itu sempat dikabarkan meninggal. Namun belakangan terkonfirmasi selamat dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

Pengendara mobil dengan Nomor Polisi DD 8040 XX itu diketahui bernama Bahri.

Pihak kepolisian menyebut, mobil batu bara yang dikendarai Bahri bertabrakan dengan mobil truk yang dikemudikan Arif Sasena dengan Nomor Polisi L 9818 BK.

Akibat kecelakaan itu, Bahri mengalami luka serius dan patah kaki. Sedangkan lawan tabrakan, Arif Sasena mengalami luka ringan.

BACA JUGA:

Soal Penertiban Truk Koridor, Kepala Adat Kubar: Kami Tidak Ingin Masyarakat Lokal Jadi Penonton

Lembaga Adat Kubar Turun Tangan Tertibkan Truk Koridor Non-KT

Kejadian itu diunggah warganet di media sosial Facebook oleh akun Azhar Adza Kubar di grup keluhan dan saran warga Kubar dan Kaltim Ibu Kota NKRI, Senin (25/3/2024).

Dia mengatakan, bahwa dirinya tidak anti kegiatan angkutan batu bara karena sama-sama berusaha. Tetapi harus ingat dengan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Untuk itu Azhar meminta Dinas Perhubungan untuk mengecek seluruh kelayakan armada truck pengangkut batu bara.

”Jangan hanya duduk manis di kantor, anda itu digaji dari uang rakyat. Anda digaji untuk melayani dan melindungi masyarakat. Apakah harus menunggu ada korban baru lagi,” tulis Azhar.

BACA JUGA:

Warga Ombau Asa Kubar Ikut Larang Truk Koridor Lintasi Jalan Kampung

LAB Kubar Ancam Denda Adat Truk Koridor yang Operasi Siang Hari

Unggahan itu ditanggapi ratusan komentar dari warganet alias netizen. Rata-rata mereka mempertanyakan sikap aparat dan pemerintah yang terkesan tutup mata dengan angkutan batu bara di jalan umum.

Akun Tono Civ menuliskan komentar pedas. Dia mengaku masyarakat seolah dibuat tak berdaya karena kecelakaan yang melibatkan truk koridor sudah kerap terjadi tetapi hampir tidak ada tindakan.

”Tambang koridor sangat tidak memperhatikan aspek keselamatan apalagi dampak lingkungan. Tapi apa daya semua dilegalkan oleh para penguasa, masyarakat hanya menjadi korban untuk turut serta berusaha,” katanya.

BACA JUGA:

Jalan Sekolaq Darat – Melak Rusak Parah, Bupati Kubar: Itu Kewenangan Pusat

Sementara akun Nur Nata mempertanyakan suara para wakil rakyat di DPRD Kubar. Sebab anggota dewan hampir tak pernah bersuara soal truk koridor.

“Mana para dewan yang terhormat kemarin minta dukungan, saat beginilah para wakil rakyat menyuarakan kepentingan rakyat jangan hanya nonton saja, jalan rusak kecelakaan ada dimana-mana,” ujar dia.

“Krn tidak ada pilihan lain, kalau mereka bisa memilih kerja di kantoran mereka pasti memilih kerja kantoran, klo tdk kerja mereka makan apa. Ga mngkin mereka mengemis. Kasihan juga mereka,” tepis akun Ketan Junety Yoajun.

”Pada intinya kejadian seperti ini jangan terulang kembali. Untuk semua driver tetap waspada dan berhati-hati karena istri dan anak menunggu kepulangan anda di rumah,” pesan akun Even Arecob.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....