KPK Bantah Giat OTT Bupati Bogor, Sebut Ada Kegiatan Lain
- 20 Agt 2026 18:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KPK secara tegas membantah informasi mengenai penangkapan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam operasi tangkap tangan pada tanggal 20 Agustus 2026.
- Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengklarifikasi bahwa kabar tentang peristiwa tertangkap tangan di wilayah Kabupaten Bogor tidak sesuai dengan fakta.
- Klarifikasi KPK ini dilakukan untuk merespons informasi yang berkembang dan beredar di masyarakat terkait dugaan penangkapan tersebut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah informasi yang menyebut Bupati Bogor Rudy Susmanto terjaring operasi tangkap tangan (OTT), Kamis 20 Agustus 2026. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan informasi mengenai penangkapan Rudy dalam kegiatan OTT tidak benar.
“Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat terkait kabar peristiwa tertangkap tangan di wilayah Kabupaten Bogor. Kami klarifikasi bahwa informasi tersebut tidak benar,” kata Budi ketika dikonfirmasi, Kamis 20 Agustus 2026.
Meski membantah adanya OTT terhadap Bupati Bogor. KPK membenarkan terdapat kegiatan lain yang dilakukan lembaga antirasuah di wilayah Kabupaten Bogor.
Namun, Budi belum menjelaskan secara rinci mengenai kegiatan tersebut karena prosesnya masih berlangsung. "Adapun kegiatan lain oleh KPK di wilayah tersebut benar ada, namun untuk saat ini secara detail kami belum dapat sampaikan,” ujarnya.
Budi mengatakan kegiatan tersebut berkaitan dengan permintaan keterangan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat. “Kegiatan permintaan keterangan, menindaklanjuti laporan masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, beredar informasi mengenai dugaan operasi tangkap tangan yang dikaitkan dengan Bupati Bogor. Selain itu, terdapat informasi sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bogor berada di Gedung Merah Putih KPK.
KPK belum memberikan penjelasan mengenai tujuan keberadaan sejumlah pejabat tersebut. Budi memastikan lembaganya akan menyampaikan perkembangan kegiatan di Kabupaten Bogor kepada publik secara terbuka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....