Pemerintah Selidiki Kasus Keracunan Program MBG Sukoharjo

  • 17 Jan 2025 17:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pemerintah mulai menyelidiki kasus terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sukoharjo yang diduga menyebabkan puluhan siswa sakit. Kejadian ini mendapat perhatian serius di tingkat pusat setelah laporan keracunan makanan disampaikan ke Presiden.

“SOP yang pertama itu adalah SOP terkait dengan penyajian makanan. Kasus ini mencuat setelah siswa mengeluhkan gejala setelah mengonsumsi menu MBG,” ujar Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan Dedek Prayudi saat wawancara bersama Pro3 RRI, Jumat (17/01/2025).

Setelah melaporkan kejadian tersebut, pihak sekolah dan instansi terkait menginvestigasi penyebab utama masalah yang terjadi di lapangan. Dedek mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BGN dan SPPG terkait hal tersebut.

Menurutnya, penyebab utama masalah yang terjadi di Sukoharjo diduga terkait dengan ayam yang kurang matang dalam menu MBG. Hal ini memicu gejala mual, muntah, dan pusing yang dialami oleh sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan tersebut.

Pemerintah kini melakukan penyelidikan terhadap sampel makanan yang disajikan di Sukoharjo untuk memastikan apakah ada kelalaian dalam pengolahan. Proses ini bertujuan untuk mengetahui apakah standar operasional prosedur (SOP) telah dijalankan dengan benar.

Meski kejadian ini menimbulkan keresahan, pihak pemerintah mengonfirmasi bahwa program MBG masih berlanjut di beberapa sekolah. "Makanan itu dijaga betul tingkat kematangannya," ucap Dedek.

Tindakan lebih lanjut akan diambil setelah hasil investigasi selesai, untuk memastikan penyebab pasti masalah ini. Pemerintah juga akan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada kelalaian dalam implementasi program ini. (Ayunda)

Rekomendasi Berita