Ini 5 Penghasil Kakao di Dunia, Salah satunya Indonesia

  • 27 Jun 2024 18:27 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Kakao telah dikonsumsi selama ribuan tahun. Saat ini, biji yang sudah dikeringkan dan difermentasi dapat digunakan untuk membuat cokelat. Sementara lemak dari biji kakao diekstraksi, dan digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan kosmetik, perawatan tubuh, hingga bahan memasak.

Menariknya, petani kakao di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, saat ini sedang memperoleh keuntungan besar dari musim panen kakao. Harga kakao di tingkat petani mencapai Rp150.000 per kilogram, tertinggi dalam sejarah. Keuntungan ini dirasakan karena tidak stabilnya supply dan demand pasar global.

Komoditas perkebunan ini tidak saja tumbuh di Indonesia. Beberapa negara tropis lainnya turut menyumbang kebutuhan kakao dunia. Jika pada tahun 2020, Indonesia menduduki peringkat ketiga penyumbang kakao, mari simak produsen kakao terbesar lainnya yang ada di dunia.

1. Pantai Gading

Melansir WorldAtlas, Pantai Gading menempati posisi pertama penghasil kakao dunia, Pantai Gading menjadi negara yang mampu memproduksi 2,2 Juta Ton kakao di tahun 2020. Negara ini sangat bergantung pada industri kakao sebagai pilar ekonomi utama. Kakao ditanam di berbagai wilayah di Pantai Gading, dengan konsentrasi tinggi di daerah-daerah seperti Divo, Abengourou, dan San Pedro.

2. Ghana

Sejak akhir abad ke 19, kakao menjadi komoditas yang penting Ghana. Produksi kakao pun tumbuh signifikan selama dekade terakhir. Pada tahun 2020, Ghana mampu menghasilkan 1,1 Juta Ton kakao. Ghana juga dikenal dengan varietas kakao Forastero, varietas kakao utama yang ditanam dan diekspor. Kakao dari negara ini terkenal dengan kualitasnya yang tinggi dan rasa yang kuat.

3. Indonesia

Sebagai negara ketiga terbesar menyumbang suplai kakao dunia, Indonesia menghasilkan 667.000 Ton lebih kakao. Sebagian besar kakao Indonesia dikirim menuju Amerika Serikat, Malaysia, Belanda, Tiongkok, dan Singapura. Dikutip dari Balai Informasi Standar Instrumen Pertanian, 75% total produksi terbesar kakao Indonesia berasal dari Pulau Sulawesi. Diperkenalkan oleh penjajah asal Spanyol di abad ke 16, kakao Indonesia tetap bertahan hingga saat ini dengan varietas Forastero.

4. Ekuador

Negara ini berhasil mencatatkan 337.000 Ton penghasil kakao. Tahun 1900an Ekuador pernah melalui krisis yang diakibatkan persebaran penyakit pada pohon kakao. Saat ini, Ekuador dikenal dengan kualitas terbaik single origin cocoa, dengan kebun-kebun yang tampak jelas diseluruh hutan hujan Amazon

5. Kamerun

Di posisi kelima, Kamerun menghasilkan 300.000 Ton kakao pada tahun 2020. Budidaya kakao adalah sumber pendapatan utama bagi sebagian besar penduduk pedesaan di negara tersebut. Tipe Trinitario dan Forastero, keduanya adalah jenis kakao yang populer tumbuh di negara tersebut. Keduanya dikenal memiliki kualitas baik dan rasa yang unik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....