Nostalgia Dengan Mainan Jadul, Kapal Otok-otok
- 20 Jun 2024 20:55 WIB
- Bengkulu
KBRN, Rejang Lebong: Anak-anak kelahiran 80-90an akrab dengan salah satu mainan yang kini jarang ditemui, adalah kapal-kapalan kaleng lazim disebut kapal 'tok-tok'. Sebuah mainan buatan tangan terbuat dari kaleng bekas.
Sebagaimana kapal, mainan ini pun dimainkan di atas air. Biasanya dimainkan di dalam bak bulat yang berisi air agar kapal bisa berjalan memutar.
Ardi, seorang pedagang mainan kapal otok-otok di pasar Pagi terminal pasar Atas Curup mengatakan mainan kapal otok-otok tetap disukai. Meskipun tidak sepopuler jaman dulu.
Untuk membuat kapal bisa berjalan sebagaiman sebuah kapal, kapal harus diisi dengan air melalui lubang pada belakang kapal. Selanjutnya sumbu yang terdiri dari kapas dan minyak goreng dinyalakan, dan ditaruh di bagian dalam kapal.
Api yang menyala akan membuat air yang telah dimasukkan sebelumnya mendidih. Uap dari air mendidih tersebut akan keluar ke pipa yang akan membuat kapal bisa bergerak.
Saat berjalan kapal akan mengeluarkan suara tok-tok-tok, sehingga disebut otok-otok. Sekaligus mengeluarkan asap dari cerobong, sehingga tampak seperti kapal api sungguhan.
Permainan yang sempat jaya di masa silam ini kini dijual 15 ribu Rupiah per buah. Ardi, biasa berjualan di pasar pagi atau pasar malam Curup.
"Sudah kurang tertarik anak-anak kini bang, kalau dulu bawa 20 habis langsung. Mungkin karena sekarang banyak pilihan, anak-anak juga lebih suka main hape," kata Ardi ditemui di Pasar Pagi Curup (20/6/24).
Sementara Winda, seorang ibu mengatakan membeli kapal otok-otok untuk anaknya agar ia bisa bernostalgia seperti 20
"Biar ngerasakan permainan jaman dulu, kini mainan di hape semua. Jangankan main kapal-kapal kayak gini, main mobil-mobilan pake tali aja sudah jarang anak-anak sekarang," kata Winda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....