Festival Film Indonesia 2024 Memasuki Tahap Penjurian

  • 20 Sep 2024 10:33 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Festival Film Indonesia (FFI) kembali hadir di tahun 2024 dengan tema "Merandai Cakrawala Sinema Indonesia." Tema ini menyoroti keberagaman budaya Indonesia dan bagaimana film dapat menjadi jembatan pemersatu masyarakat, sekaligus menggali kembali potensi dari film-film klasik yang pernah berjaya.

Marlina Machfud, Pamong Budaya Bidang Perfilman dari Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, dalam siaran radio Obrolan Budaya di Pro4 RRI Jakarta 92.8 FM menyampaikan harapannya agar FFI 2024 menjadi ruang kolaborasi kreatif yang inklusif, memadukan sineas muda dan senior untuk membangun ekosistem perfilman yang inovatif. “Melalui FFI, kami tidak hanya ingin menampilkan karya-karya yang menghibur, tetapi juga membawa pesan-pesan sosial yang relevan dengan situasi saat ini,” kata Marlina.

Tahun ini, FFI menekankan pentingnya sinema sebagai media untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke panggung internasional, sembari tetap merayakan keragaman dan potensi film nasional. Piala Citra, penghargaan bergengsi FFI, akan kembali diperebutkan dalam berbagai kategori, seperti Film Terbaik, Sutradara Terbaik, serta Aktor dan Aktris Terbaik.

Proses penjurian resmi dimulai pada 9 September 2023 dengan 30 film cerita panjang yang berhasil melaju ke tahap selanjutnya. Secara keseluruhan, Komite FFI telah menerima 683 karya, terdiri dari 105 film cerita panjang dan 578 film non-cerita panjang, termasuk film pendek, animasi, dokumenter, serta kritik film. Tahun ini, film-film bertema sosial, budaya, dan sejarah mendominasi nominasi, menunjukkan kualitas produksi yang semakin matang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Pengumuman nominasi FFI 2024 dijadwalkan pada 18 Oktober 2024, sementara malam puncak Piala Citra akan digelar pada 20 November 2024. Selain penghargaan, FFI 2024 juga akan diramaikan oleh berbagai diskusi film, lokakarya, serta penghormatan kepada tokoh-tokoh legendaris perfilman Indonesia.

Dengan semakin banyak sineas muda yang terlibat dan perkembangan teknologi yang terus mendukung peningkatan kualitas produksi film nasional, Marlina berharap FFI 2024 akan terus menginspirasi sineas lokal untuk menciptakan karya-karya terbaik dan membawa perfilman Indonesia semakin dikenal di kancah internasional.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....