Tari Karonsih, Lambang Cinta Sejati Dua Sejoli

  • 04 Jul 2024 06:56 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Tari Karonsih adalah gambaran cinta dua sejoli, berasal dari Jawa Tengah. Kata Karonsih berasal dari Bahasa Jawa ‘kekaron atau sakloron tansah asih’ yang artinya keduanya saling mencintai.

Menggambarkan kisah asmara Dewi Sekartaji yang biasa disebut putri Galuh Candra Kirana dengan kekasihnya yang bernama Panji Asmara Bangun. Tarian ini sering ditampilkan pada resepsi pernikahan.

Diharapkan dengan adanya tarian Karonsih, maka percintaan kedua mempelai bagaikan cinta kasihnya Galuh Candra Kirana dengan Panji Asmara Bangun. Tarian ini mengisahkan kecintaan dan kerinduan Dewi Sekartaji saat ditinggal oleh Panji Asmara Bangun, suaminya.

Dalam pesta perkawinan adat Jawa, setelah upacara adat bersama sanak keluarga, pengantin bersama kedua orangtua dan pager ayu diiringi penari cucuk lampah menuju pelaminan. Setelah duduk di pelaminan, Tari Karonsih ditampilkan.

Galuh merupakan putri dari kerajaan Kertamata asal Kediri dan Panji adalah putra dari Prabu Lembu Amiluhur Raja Jenggala. Dikisahkan Panji Asmara Bangun harus meninggalkan kraton dengan menyamar sebagai orang biasa untuk mengetahui keadaan seluruh masyarakat Kerajaan Kediri.

Kepergian tanpa pamit ini membuat Dewi Sekartaji menjadi kebingungan. Sebagai seorang istri, ia merasa kehilangan akan belahan jiwanya.

Bersama inangnya, Dewi Sekartaji berusaha mencari keberadaan Panji Asmara Bangun. Sekartaji menunggu dan terus menunggu kedatangan sang suami, tapi yang ditunggu tak kunjung datang.

Sekartaji mencari keberadaan Panji Asmarabangun, dan dia berdoa kepada sang kuasa, agar tidak terjadi sesuatu kepada suami tercintanya. Tanpa dia sadari, di tengah-tengah doanya, sang pujaan hati datang menghampiri tapi dengan sedikit jual mahal.

Sekartaji lalu pergi, kecewa karena dibiarkan menunggu tertalu lama. Mengetahui bahwa sang istri kecewa, Panji Asmara Bangun pun mencoba merayunya dengan berbagai cara.

Mulai dari mengejarnya hingga mengambilkan bunga kesukaan Sekartaji dan menyelipkannya dirambut Dewi Sekartaji. Akhirnya Dewi Sekartaji takluk dan gembira menari bersama suaminya tercinta.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....