Sanggar Gendhing Enem Jakarta dalam Langen Beksan Nemlikuran
- 30 Jun 2024 16:01 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Langen Beksan Nemlikuran berdiri sejak tahun 2003 yang digagas oleh Wahyu Santosa Prabowo, S.Kar., M.S sebagai Kurator Langen Beksan Nemlikuran, juga Dr. Daryono, S.Kar., M.Hum sebagai Ketua Langen Beksan Nemlikuran.
Menurut Wahyu Santosa Prabowo, Nemlikuran telah menggandeng banyak komunitas, sanggar tari, yayasan tari, paguyuban tari, dan perguruan tinggi seni untuk mengisi ruang bersama, khusus seni pertunjukan tradisional yang konsisten menampilkan karya setiap bulannya.
"Konsistensi Nemlikuran dalam menyajikan karya tari tradisional membuatnya dapat bertahan hingga 21 tahun,” kata Wahyu Santosa Prabowo kepada RRI.
Sementara itu Rika Amalia koordinator Nemlikuran juga menyampaikan, Langen Beksan Nemlikuran selalu mengharapkan dukungan dari para penikmat seni dan budaya agar nemlikuran tetap terus terselenggara. Salah satu pengisi Nemlikuran edisi bulan Juni 2024 ini dari Sanggar Gendhing Enem Jakarta yang menampilkan 4 sajian tari Golek Manis, Gunungsari, Kiprah Ratu Sewu dan Bedhaya Ela-Ela.
“Sanggar Gendhing Enem merupakan komunitas pecinta seni budaya khususnya tari jawa klasik, yang dibentuk para alumni SMA Negeri 6 Jakarta sebagai wadah ekspresi para insan pecinta seni tari,” ungkap Rika, Rabu (26/6/2024).
Rika menambahkan, Langen Beksan Nemlikuran malam itu selain ramai penonton juga dihadiri tamu VVIP diantaranya Wening Sukmanawati, S.Pd., M.Pd Kepala Sekolah SMK Negeri 8 Surakarta, Dr. Eko Joko Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMK Negeri 8 Surakarta, Orbawati Kepala Bidang Seni dan Budaya dari Dinas Kebudayaan Pariwisata kota Surakarta, Ir. Mohammad Arif Katoro Ketua Sanggar Gendhing Enem Jakarta, Prof. Dr. Nugroho B Sukamdani MBA BER Ketua Umum Yayasan Sahid Jaya dan Ahmad Zuhrofi juga Masrenhadi dari Sahid Jaya.
(Fitria Trisna, Dedi Setiadi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....