Walhi: Udara Buruk Jakarta Ancam Kesehatan Warga

  • 15 Agt 2023 01:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) DKI Jakarta menyebut udara buruk di Ibu Kota Jakarta mengancam kesehatan warga. Untuk itum masalah ini harus menjadi perhatian serius.

Demikian dikatakan Aktivis Walhi Jakarta, Muhammad Aminullah dalam perbincangan dengan Pro 3 RRI, Senin (14/8/2023). Menurutnya, kondisi cuaca buruk ini tidak hanya terjadi pada saat ini saja, tetapi jauh sebelum pandemi Covid-19 terjadi, cuaca buruk Jakarta sudah ada.

"Ada arsip berita itu sejak tahun 1970-an. Artinya sudah sekitar 50 tahun Kota Jakarta menghadapi polusi udara," ujarnya.

Muhammad mengaku heran tidak ada perbaikan untuk mengatasi polusi udara ini. Ia menduga hal ini disebabkan tidak ada keseriusan dari pemda untuk menangani polusi udara di Jakarta. "Pemda sering menyebut bahwa polusi dari kendaraan bermotor. Padahal tidak juga, soalnya ada sektor-sektor lain seperti industri," ucapnya.

Muhammad menjelaskan dalam proses manufakturnya, industri atau pabrik mengeluarkan emisi. Bahkan, ada juga pabrik-pabrik yang menggunakan PLTU Batu Bara untuk pembangkit listriknya.

"PLTU Batu Bara itu ada di sekitar Jakarta. Ditambah tingkat kebakaran di Jakarta juga cukup tinggi," kata Muhammad.

Ia mencatat Jakarta setiap bulannya Jakarta mengalami lebih dari 50 kali kejadian kebakaran. Bahkan, dalam seminggu terakhir di Jakarta ada sekitar 7 hingga 8 kali kebakaran. "Terakhir kebakaran terjadi di Muara Angke. Itu hal-hal yang seharusnya diperhatikan sama pemerintah," ujarnya.

Muhammad menyarankan untuk menangani polusi udara ini sejumlah pemerintah daerah seperti DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat untuk duduk bersama membicarakannya. Dalam kaitan ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) harus melakukan supervisi untuk penanganannya. "Saya kira itu yang harus dilakukan pemerintah," ucapnya.

Berdasarkan situs iqair.com, kualitas udara di wilayah DKI Jakarta terpantau masuk kategori tidak sehat pada , Selasa (15/8/2023) pagi pukul 00.00 WIB. Indeks kualitas udara Jakarta berada di angka 119 AQI US dengan polutan utama PM2,5.

Disebutkan untuk melindungi dari polusi udara di Jakarta. Kelompok sensitif sebaiknya memakai masker di luar rumah. Selain itu, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor. "Nyalakan penyaring udara dan sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah," tulis iqair.com.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....