'Munafik: Melawan Iblis', Angkat Makna Keikhlasan dari Kehilangan
- 25 Agt 2026 06:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Film Munafik: Melawan Iblis menggabungkan elemen teror dengan pesan mendalam tentang keikhlasan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
- Aktor Arya Saloka memerankan Ustaz Adam dan mengalami pembelajaran personal tentang penerimaan dan keikhlasan melalui karakter tersebut.
- Perjalanan karakter-karakter dalam film ini berfokus pada cara menghadapi kehilangan dan trauma sebagai bagian integral dari narasi.
RRI.CO.ID, Jakarta – Film Munafik: Melawan Iblis tidak hanya menghadirkan teror, tetapi juga mengangkat tema keikhlasan. Pesan tersebut menjadi bagian dari perjalanan sejumlah karakter menghadapi kehilangan dan trauma.
Aktor Arya Saloka mengatakan perannya sebagai Ustaz Adam membuatnya belajar mengenai penerimaan dan keikhlasan. Menurutnya, perjalanan karakter tersebut memiliki kaitan dengan kehidupan manusia sehari-hari.
“Buat saya pribadi, khususnya dari karakter Ustaz Adam ini, saya bisa belajar bagaimana menerima dan ikhlas. Terkadang apa yang kita omongin tuh belum tentu sesuai dengan perilaku,” ujar Arya dalam Press Conference film Munafik: Melawan Iblis di Epicentrum XXI Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026.
Widi Dwinanda juga merasakan pengalaman personal ketika memerankan Aini, istri Ustaz Adam. Karakter tersebut membuatnya melihat proses kehilangan dari sudut pandang orang yang meninggalkan.
“Saya rasa ini adalah perjalanan menuju keikhlasan. Buat saya, keikhlasan itu adalah sebuah proses bertumbuh yang tidak akan pernah selesai,” ujar Widi.
Elvira Devinamira mengatakan film tersebut membawa pesan tentang trauma dan masa lalu setiap manusia. Menurutnya, penonton dapat membawa pesan tersebut setelah menyaksikan perjalanan para karakter.
“Setiap orang punya trauma, setiap orang punya masa lalu. Kadang sulit banget untuk dihadapi,” kata Elvira.
Annisa Hertami juga menilai keikhlasan menjadi hal yang tidak mudah ketika seseorang mengalami kehilangan. Ia mengatakan pengalaman tersebut menjadi salah satu refleksi yang ditawarkan film kepada penonton.
“Yang paling kita cintai mungkin mudah mengatakan, yang sabar dan yang ikhlas. Tapi sesungguhnya hanya kita yang tahu,” ujar Annisa.
Sutradara Guntur Soeharjanto mengatakan cerita film berusaha menghadirkan pengalaman yang dapat dirasakan penonton. Ia berharap penonton dapat merasa dekat dengan karakter dan berbagai peristiwa yang ditampilkan.
Film Munafik: Melawan Iblis dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026. Film ini memadukan horor, drama keluarga, konflik spiritual, serta perjalanan menghadapi kehilangan. (Rahmania Ulfah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....