Gaza (Hayya 3) : Perlawanan Genosida Lewat Film
- 09 Jun 2025 11:50 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Film “Gaza (Hayya 3)”, karya terbaru dari rumah produksi Warna Pictures, adalah sebuah film drama keluarga yang mengangkat isu kemanusiaan di Palestina sebagai latar utama. Mengusung kisah yang penuh haru dan makna, film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 12 Juni 2025.
Dari media rilis yang diterima rri.co.id, film ini dibuat sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi di Palestina yang semakin memprihatinkan dalam dua tahun terakhir. Tidak sekadar hiburan, “Gaza (Hayya 3)” membawa pesan edukatif dan reflektif, mengajak penonton untuk peduli dan mendukung perjuangan rakyat Palestina.
Film ini mengisahkan seorang anak laki-laki berusia 8 tahun bernama Abdullah Gaza, yang telah menjadi yatim piatu. Ayahnya adalah seorang relawan kemanusiaan yang wafat setelah kembali dari menjalankan misi kemanusiaan di Palestina. Sejak kepergian sang ayah, Gaza tinggal di sebuah panti asuhan yang dikelola oleh Ustazah Dewi bersama sahabatnya Rafa Shafira.
Di tempat itulah Gaza bertemu dengan Hayya, seorang gadis asal Palestina berusia 13 tahun yang telah empat tahun berada di Indonesia demi mencari ketenangan. Situasi di tanah kelahirannya yang masih dilanda genosida membuatnya belum bisa kembali ke Palestina. Seiring waktu, Gaza dan Hayya semakin dekat. Bagi Hayya, kehadiran Gaza menjadi penghibur sekaligus pengingat akan tanah kelahirannya. Hidup mereka perlahan kembali berwarna, saling memberi semangat satu sama lain—hingga sebuah peristiwa tak terduga datang dan kembali mengancam keselamatan mereka.
Film Gaza merupakan karya kemanusiaan lintas agama yang mendapat dukungan dari Majelis Ulama Indonesia. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, yang hadir pada pemutaran eksklusif tanggal 27 Mei lalu, menyambut baik film ini dan menyebutnya sebagai karya penting dalam melawan narasi propaganda pelaku genosida.
Naskah film “Gaza (Hayya 3)” ditulis oleh Asma Nadia bersama Hayati Ayatillah dan Jastis Arimba, yang juga dipercaya sebagai sutradara. Produksi film ini berada di tangan Helvy Tiana Rosa dan Asma Nadia sebagai produser utama, serta didukung oleh tiga produser eksekutif: Erick Yusuf, Oki Setiana Dewi, dan Imam T. Saptono.
Film ini menghadirkan deretan pemeran ternama, antara lain Cut Syifa, Amna Shahab, Oki Setiana Dewi, Azamy Syauqi, Arafah Rianti, Adhin Abdul Hakim, Anyun Cadel, Husein Alatas, Aryani Fitriana, Mario Irwinsyah, Fauzi Badila, Meyda Sefira, Dony Michael, Andi Boim, Keyla Arcelia, Ridwan Roull, Andi Biru Laut, Ustadz Erick Yusuf, Asma Nadia, serta sejumlah aktor dan aktris lainnya.
Soundtrack utama film Gaza berjudul Surga Menanti, diciptakan dan dibawakan oleh Melly Goeslaw bersama penyanyi asal Mesir, Mostafa Atef. Lagu ini dinyanyikan dalam dua bahasa yaitu Indonesia dan Arab, dengan aransemen musik dari Anto Hoed.
Gaza (Hayya 3) akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 12 Juni 2025. Meski merupakan bagian ketiga dalam seri Hayya, film ini memiliki cerita yang berdiri sendiri sehingga penonton tidak perlu menonton Hayya maupun Hayya 2 sebelumnya untuk bisa menikmati film ini dengan baik.
Pada 2019, Warna Pictures melalui film Hayya berhasil menyumbangkan 2,7 miliar rupiah untuk Palestina. Kini, lewat Gaza (Hayya 3), sebanyak 40% dari keuntungan tiket kembali didedikasikan untuk mendukung rakyat Palestina. Semoga kolaborasi antara Warna Pictures dan para penonton dapat memberikan dukungan yang lebih besar bagi perjuangan Palestina. (Shavira Husna - Universitas Gunadarma)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....