Seniman Papua Perkenalkan Karya Budaya Lewat Musik Raggae
- 12 Mar 2025 04:49 WIB
- Sorong
KBRN, Sorong : Sosok Dey Imbiri adalah sosok yang tidak asing lagi bagi masyarakat Sorong. Seniman yang sudah aktif sejak lama itu masih eksis sampai sekarang dan memiliki beragam prestasi . Dialah seorang seniman di berbagai aktivitas seni seperti penata tari, pencipta lagu, pemain film, pemain band dan memiliki sanggar musik . Sosok Dey Imbiri ini adalah seniman Papua yang pertama kali menggunakan dialeg papua dalam lagu yang ia ciptakan.
“ Lagu ciptakananku adalah karyaku sendiri yang dibuat album tahun 2022 yang berjudul Yang Ko Bilang, Dulu belum ada seniman Papua yang berani menggunakan dialek Papua, saya coba ya ternyata banyak tempat juga dan banyak yang suka,” Tutur Dey kepada RRI Pro 2 Sorong pada Rabu (12/03/2025)
Dey Imbiri juga pernah bermain film di tahun 1990 sebagai langkah awalnya di dunia akting. Ia pun juga masih aktif sebagai anggota band hingga kini.
“ Tahun 1990 saya main film Ekspedisi Harta Karun dan yang terakhir ini saya main di film Sepeda Presiden. Saya juga pemain band di grup band Dey Family dan masih sangat aktif sampai sekarang” Imbuhnya
Pria yang lahir 57 tahun yang lalu ini tadinya adalah seorang penari latar. Termasuk menjadi penari latar Edo Kondologit saat di Jakarta. Namun seiring berjalannya waktu dirinya mulai memberanikan diri untuk menulis lagu dan terciptalah sebuah lagu di tahun 1997 silam. Namun Dey menuturkan bahwa dirinya masih aktif di dunia tari kala itu.
“ Dulu ada abang saya yang merupakan seniman besar di Papua. Waktu itu kami hidup di Jakarta. Terus saya buat lagu, tapi tidak tahu kalau saya disuruh pakai dialeg Papua, seperti Sa , Ko, Tra mungkin. Dan saat itu saya langsung buat dengan dialek Papua. Jadi di tahun 1997 lagu saya sudah bikin lagu yang berdialek Papua, “ Sambung Dey
Dey mengatakan bahwa lagu yang ia ciptakan adalah semi rapper. Namun saat itu dia belum menyadari bahwa lagunya adalah berupa rap. Dey sendiri sengaja membuat lagu dengan tempo lirik yang cepat yang justru menarik perhatian kala itu.
“Pada saat itu belum ada rap papua, dan saya tidak sadar grenre lagu yang saya ciptakan adalah rap. Akhirnya abang aya mengatakan bahwa lagu yang saya ciptakan tidak semua orang bisa membawakannya. Untuk itu saya langsung masuk ke dapur rekaman meski sempat ada rasa tidak epercaya diri. Namun pada akhirnya saya bisa tampil bernyanyi di depan Pak Prabowo dan Istri Pak Jokowi,” Ujar Dey.
Dey Imbiri mengatakan bahwa ia dan Hendra Lokollo, rekannya sesama seniman pernah pergi ke Latvia untuk ikut perlombaan yang mendapat medali emas perwakilan dari Indonesia dan juga mewakili Papua
Dalam menciptakan lagu Dey Imbiri terinspirasi dari Bob Marley dan musik-musik reggae. Dey mengatakan bahwa ia juga ikut berpartisipasi dalam pembuatan jingle seperti jingle Papua Barat Daya, Kota Sorong, Sorong selatan, dan Tambrauw.
Sejauh ini tantangan yang dihadapi Dey Imbiri dalam bermusik adalah persoalan sponsor. Menurutnya banyak seniman lokal Sorong yang bertalenta dan memiliki karya yang bagus namun terhalang oleh materi berupa uang dalam kegiatan produksinya. Dirinya berharap bahwa kedepannya para seniman di Kota Sorong semakin diperhatikan oleh pemerintah untuk mendukung para seniman agar terus berkarya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....