'Korean War Memorial Concert', Hidupkan Kenangan Korea-Indonesia
- 24 Nov 2024 10:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Republic of Korea Navy Symphonic Band berkolaborasi dengan TNI AL Orchestra, sukses menggelar 'Korean War Memorial Concert' di Jakarta. Konser persahabatan Indonesia-Korea ini sekaligus menutup rangkaian acara Korea Festival 2024 yang berlangsung sejak bulan September.
Konser ini merupakan inisiatif Patriotic Cultural Association, Kedutaan Besar Korea dan Pusat Kebudayaan Korea di Indonesia (KCCI). "Konser hari ini diselenggarakan sebagai bentuk terima kasih atas dukungan yang telah diberikan Indonesia pada Korea," kata Chairman of the Board of Directors of The Patriotic Cultural Association Lim Woo-kun dalam sambutannya.
Indonesia, tambahnya, sangat membantu Korea saat mengalami krisis akibat perang di tahun 1950-an. Indonesia memberikan dukungan finansial meskipun saat itu kedua negara belum menjalin hubungan diplomatik.
"Melalui konser ini kami ingin merenungkan kembali perjalanan bersama kedua negara. Kami berharap dapat membangun masa depan yang penuh perdamaian dan harmoni, bukan perang dan konflik," ucap Lim Woo-kun.

Konser diawali dengan lagu kebangasaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Korea Aegukga. Komposisi musik 'A Festival' Prelude' yang dinamis membuka konser yang berlangsung di gedung teater Ciputra Artpreneur, Jakarta, Jumat (22/11/2022)
Lalu dilanjutkan dengan lagu 'Memories of Korean War' yang menggambarkan situasi Perang Korea dan bentuk penghormatan pada para veteran perang.
Konser malam itu memang bukan hanya membawakan lagu-lagu patriotik tapi juga lagu-lagu klasik, tradisional dan pop. Penampilan penyanyi Soprano Lee Sei Hee memukau penonton dengan suara soprannya yang sempurna.
Hee membawakan lagu Mein Herr Marquis dari Opera 'Die Fledermaus' dengan iringan musik waltz. Lagu ini merupakan karya Johann Strauss II yang kerap dibawakan penyanyi-penyanyi terkenal dunia sebagai lagu utama.

Lagu Sonata Latino juga ditampilkan dengan ciamik lewat alunan flute Lee Hyojung. Suana makin meriah dan ceria oleh permainan saxophone Cho Wonchul yang membawakan lagu September milik Earth, Wind and Fire.
Total ada 13 komposisi musik yang dibawakan dalam konser yang berlangsung hampir dua jam itu. Diantaranya ada Adagio, Incheon, In the Stone, Arirang Wonder dan satu lagu Indonesia Satu Nusa Satu Bangsa.
Tak ketinggalan lagu kekinian APT yang dinyanyikan Rose Blackpink dan Bruno Mars. Malam itu dinyanyikan duet oleh penyanyi anggota Navy Band dan TNI AL Orchestra, membuat sebagian penonton ikut bernyanyi.
Penonton yang hadir sebagian besar memang anak-anak muda pecinta budaya Korea. Sebagian lagi para undangan dari perwakilan negara asing dan warga Korea yang tinggal di Jakarta.
Korea tidak pernah gagal kalau menggelar pertunjukkan. 'Korean War Memorial Concert' dengan conductor Lieutenant Yu Kwang meninggalkan kesan yang mendalam bagi semua penonton malam itu.

Kwang berhasil menyuguhkan pertunjukan musik sebagai bahasa universal yang menyatukan dua bangsa dalam hangatnya persahabatan. Mereka yang hadir juga bukan cuma menikmati musik, tapi diajak mengenal perkembangan angkatan laut dan sikap patriotisme pada negara.
Konser ditutup dengan lagu My Country My Nation dan Midnight Serenade. Disertai penghormatan (salute) yang mencerminkan sikap disiplin angkatan laut.
Sedikit cerita dibalik The Korean War Memorial Concert, konser ini diselenggarakan setiap tahun oleh The Patriotic Cultural Association. Di mulai sejak tahun 2009, konser diadakan bukan hanya di Korea tapi juga beberapa negara peserta Perang Korea.

Negara-negara tersebut diantaranya Amerika Serikat, Selandia Baru, Prancis, Australia dan Filipina. Tahun ini, setelah Indonesia, konser juga akan digelar di Thailand.
Republik of Korea (ROK) Navy Symphonic Band merupakan sendiri memiliki sejarah pajang di Korea. Korps musik ini sudah berusia 78 tahun, didirikan pada April 1946
Pemilihan anggotanya dilakukan melalui audisi yang akan masuk dalam beberapa tim. Yakni marching band, orkestra, vokal, musik tradisional Korea dan pertunjukkan perkusi.
Kemampuan ROK Navy Symphonic Band sudah diakui secara internasional dan kerap mengikuti festival band angkatan laut dunia. Selain acara militer, band ini juga mengadakan konser reguler dan konser peringatan tiap tahun untuk menjangkau penonton umum.

Sementara TNI AL Orchestra adalah duta musik Angkatan Laut Indonesia yang juga sering tampil dalam berbagai acara. Baik acara formal dan informal seperti konser dan festival.
Di Indonesia, orchestra ini berinteraksi dengan masyarakat, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang angkatan laut. Serta membangun hubungan yang lebih dekat antara Angkatan Laut dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....