Siapa Tiktokers Gunawan Sadbor? Ini Rekam Jejaknya

  • 01 Nov 2024 15:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Masyarakat Indonesia dihebohkan kabar penangkapan Tiktokers Gunawan 'Sadbor', lantaran diduga terlibat promosi judi online (judol). Siapa sih sosok Gunawan Sadbor yang memiliki akun TikTok @sadbor86? Simak rekam jejaknya di dalam artikel ini.

Gunawan Sadbor merupakan seorang pria asal Sukabumi, Jawa Barat, yang kini berprofesi sebagai konten kreator. Sebelumnya, Gunawan Sadbor merupakan seorang supir pribadi di Tangerang Selatan.

Dalam aksinya di TikTok, Gunawan Sadbor sangat viral dengan nada kalimat 'Beras Habis Live Solusinya'. Gunawan Sadbor tinggal di Kampung Babakan Baru, RT 05/09, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Julukan Sadbor yang melekat pada namanya itu, karena nama akunnya @sadbor86. Hingga Senin (28/10/2024), video joget itu telah disukai 8,9 juta serta memiliki pengikut sebanyak 646,6 ribu.

Neneng, selaku Istri Gunawan Sadbor membeberkan, perjalanan karir sang suami hingga menjadi TikTokers. Aksi goyang Sadbor itu, diakuinya bisa mengubah nasib hidupnya.

"Beliau dulunya kerja sopir pribadi di Tangerang, terus bengkel bisa, jahit keliling bisa. Sendiri awalnya, saya selalu mendukung," kata Neneng kepada wartawan, Senin (28/10/2024).

Keluarga Gunawan Sadbor diakuinya, sempar merantau ke Jakarta Timur selama tiga tahun. Selama pandemi Covid-19, aktivitas Gunawan Sadbor sebagai penjahit keliling diselingi dengan live di TikTok.

"Merintis dari 2020 pas Corona, dia akunnya juga sering ke banned tapi Alhamdulillah bisa lagi. Kami menikah dari April 2008, sekarang anak sudah dua," ucap Neneng.

Biasanya, kata dia, Gunawan Sadbor melakukan live TikTok selama empat jam. Penghasilan rata-rata hingga Rp 400 ribu. Bahkan, setelah beberapa warga bergabung, penghasilannya bisa menyentuh Rp4 juta dan dibagikan secara merata.

Hasil dari live TikTok itu, kata Neneng, Gunawan Sadbor membangun trotoar jalan. Pembangunan trotoar itu menghabiskan uang sebesar Rp14 juta.

"Nyicil (bangun rumah) jadi bertahap, kalau misalnya beli apapun teh merintis dari awal. Misalnya kalau pasir tunda dulu, buat beli pasir, buat beli semennya, sedikit-sedikit nggak banyak," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....