Pengabdian Anggota PIA Ardhya Garini dalam Membangun Bangsa
- 14 Des 2023 21:25 WIB
- Kediri
KBRN . Kediri : PIA Ardhya Garini merupakan singkatan dari Persatuan Istri Anggota TNI Angkatan Udara (AU) yang didirikan di Bandung, Jawa Barat pada 25 November 1956. PIA Ardhya Garini terbentuk dalam situasi perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan dengan melaksanakan perjuangan fisik menghadapi Agresi Belanda.
Awalnya, di beberapa pangkalan udara didirikan persatuan istri anggota Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) yang bersifat lokal dengan menggunakan nama yang berbeda-beda. Sebagai contoh, di Pangkalan Udara Panasan Solo, sekarang Adi Soemarmo, dibentuk Persatuan Istri Tentara Angkatan Udara Republik Indonesia disingkat “Persit AURI” pada 1950.
Memasuki tahun ke delapan sebagai Anggota PIA Ardhya Garini, Oviana R Mamesa, lulusan Sarjana Pendidikan ini merasa bersyukur dapat turut andil secara langsung dan berperan aktif meningkatkan peranan perempuan dalam membangun bangsa, “ Mungkin 8 tahun masih terhitung belum apa-apa karena masih banyak yang lebih senior. Tapi perjalanan saya yang dimulai 4 tahun di perbatasan ujung timur Papua Merauke, kemudian berkesempatan pindah ke Malang Jawa Timur untuk mendampingi suami saya bertugas, telah memberikan banyak sekali pengalaman berharga meskipun saya sadar spenuhnya bahwa saya pun masih perlu banyak sekali belajar,” kata Ovi, panggilan akrabnya dalam satu kesempatan on air di RRI Kediri dalam Program Obrolan Manis Bersinergi (OMG) pada Kamis, (14/12/).
PIA Ardhya Garini adalah organisasi istri prajurit TNI AU. Sejalan dengan perkembangannya, pada kongres IV (1966) ditetapkan "Ardhya Garini" di belakang PIA. Sehingga, sebutan organisasi istri AURI secara resmi menjadi "PIA Ardhya Garini". Ardhya berarti dirgantara atau terpuji, Garini berarti garwo, ratu atau istri, “Kalau digabungkan Ardhya Garini memiliki arti istri yang baik dan terpuji. Harapannya kami dapat menjadi support system yang baik bagi suami dalam menjalankan tugas kedinasan. Bagi saya, seorang istri prajurit berperan sebagai mitra terdekat suami yang selalu memberikan dukungan sepenuhnya dari mulai keberangkatan hingga kepulangan,” tutur Ovi seraya menceritakan pengalaman lainnya dalam berkegiatan sosial sesuai program-program yang digagas dalam organisasinya.
Pengaruh PIA Ardhya Garini sangat bisa dilihat dan dirasakan baik dalam bidang pendidikan dan ekonomi, “ Tentunya masyarakat sudah pernah mendengar tentang Sekolah Angkasa Untuk Indonesia. Sekolah ini merupakan perwujudan kontribusi Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) yang didirikan dengan tujuan sebagai wadah untuk peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas. Yasarini dan Sekolah-sekolah Angkasa terus menjaga komitmen meningkatkan kompetensi dan kemajuan Sekolah Angkasa demi kemajuan pendidikan di Indonesia. Di bidang ekonomi, kami sering berkontribusi dalam Event Bazar UMKM yang menghadirkan produk-produk hasil karya kami di PIA Ardhya Garini,” tandas Ovi.
Sebagai informasi, Ketua Umum PIA Ardhya Inong Fadjar Prasetyo pada Selasa (21/11) menyampaikan bahwa PIA Ardhya Garini saat ini berupaya menjadi sebuah organisasi yang selalu berorientasi pada masa depan, salah satunya turut mempersiapkan Generasi Indonesia Emas di tahun 2045. (Willy Anugrah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....