Kulon Progo Hadirkan Perjalanan Kereta Api nan Indah dan Menyenangkan

  • 01 Mei 2025 19:03 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Kulon Progo: Kawasan Kulon Progo menghadirkan panorama alam yang memikat, salah satunya jika disaksikan dari balik jendela kereta api yang melintas. Tidak salah memang, karena Kulon Progo memiliki wilayah yang mempesona bagi pemakai jasa kereta api di Jawa.

Di jalur yang melintasi Kulon Progo, terbentang hamparan sawah, aliran Sungai Progo, lanskap hijau Perbukitan Menoreh, dan pemukiman pedesaan yang masih asri. Hal ini menjadi suguhan utama sepanjang perjalanan.

Saat naik kereta api memungkinkan penumpang menikmati pemandangan bak lukisan alam dengan fasilitas terbaik, bebas dari kemacetan, tidak melelahkan, aman, dan selamat sampai tujuan. Perjalanan pun menjadi efisien juga menyenangkan.

Salah satu spot ikonik yang pasti menambah daya tarik perjalanan kereta api di Kulon progo adalah Kelok Mertan View, di Dusun Mertan, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo. Di lokasi ini ditawarkan pemandangan jalur rel yang berkelok-kelok di tengah hamparan sawah dan perbukitan.

Sementara dari dalam kereta, penumpang bisa menyaksikan kereta meliuk layaknya ular besi di antara dua kelokan besar, dengan latar belakang Gunung Merapi dan Merbabu saat cuaca cerah.

Keunikan ini menjadikan Kelok Mertan View sebagai favorit para railfans dan wisatawan baik domestik atau mancanegara yang ingin menikmati dan mengabadikan view kereta api meliuk-liuk dengan background perbukitan.

"Kulon Progo juga menyimpan potensi wisata yang luar biasa. Banyak surga wisata bagi pencinta alam dan pelancong keluarga. Tempat-tempat seperti Waduk Sermo, Kalibiru, Pule Payung, hingga Nglinggo Highland menawarkan udara sejuk, lanskap fotogenik, dan aktivitas luar ruang yang aman serta edukatif untuk anak-anak dan keluarga. Akses menuju kesana relatif mudah dan bisa dijangkau langsung dari Stasiun Wates, Kulon Progo," ungkap Feni Novida Saragih, Kamis (1/5/2025).

Dalam beberapa tahun terakhir, pelayanan di Stasiun Wates meningkat signifikan. Perjalanan kereta api antar kota sudah banyak dilayani kelas eksekutif dan ekonomi jenis terbaru New Generation seperti KA Lodaya, Jaka Tingkir, Mataram, Senja Utama Solo, dan lainnya. Stasiun Wates juga melayani KA ekonomi dengan biaya terjangkau seperti KA Kahuripan dan Kutojaya Selatan.

Dengan adanya Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan terkoneksi diakses menggunakan KA Bandara dari Stasiun Wates, maka integrasi antarmoda pun semakin kuat. Kulon Progo akhirnya menjadi gerbang logistik, wisata, dan transportasi yang strategis di wilayah selatan Jawa.

"Kabupaten Kulonprogo menjadi lintasan dan juga etape penting dalam perjalanan kereta api di selatan Jawa. Pengalaman yang menyatukan kenyamanan transportasi dan keindahan alam dalam satu rangkaian. Kulonprogo punya daya tarik lengkap, mulai alam yang indah, aksesnya mudah, dan fasilitasnya terus berkembang. Ini salah satu titik penting yang harapannya makin dilirik sebagai destinasi,” ujar Feni.

Sebagai wujud dukungan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta terus mendorong penguatan simpul-simpul pariwisata berbasis layanan kereta api.

"Kami kedepan, tidak menutup kemungkinan stasiun seperti Wates akan dikembangkan lebih lanjut. Sebagai sebagai pusat mobilitas kawasan yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, pariwisata, dan gaya hidup ramah lingkungan berbasis kereta api," ucap Feni.(hrn).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....