Sejarah dan Tema Hari Bahasa Isyarat Internasional
- 23 Sep 2024 17:06 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Hari Bahasa Isyarat Internasional diperingati setiap tahunnya pada 23 September, ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) berawal dari pembentukan Federasi Tunarungu Dunia pada 23 September 1951.
Federasi Tunarungu Dunia adalah perserikatan 135 asosiasi penyandang disabilitas rungu di seluruh dunia, federasi ini mewakili sekitar 70 juta hak asasi penyandang disabilitas rungu di seluruh dunia.
Mengutip laman resmi PBB, tujuan peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya bahasa isyarat dalam perwujudan penuh hak asasi manusia para tuna rungu.
Hari Bahasa Isyarat Internasional diakui PBB berdasarkan Resolusi A/RES/72/161 yang disponsori oleh Permanent Mission of Antigua and Barbuda untuk PBB, bersama 97 Negara Anggota PBB dan diadopsi berdasarkan konsensus pada 19 Desember 2017.
Hari Bahasa Isyarat Internasional pertama kali dirayakan pada tahun 2018 sebagai bagian dari Pekan Internasional Tuna Rungu dan sejak itu berkembang menjadi gerakan global dan advokasi bersama untuk meningkatkan kesadaran akan masalah yang dihadapi tunarungu dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Pada perayaan Hari Bahasa Isyarat Internasional 2024, PBB mengusung tema "Sign up for Sign Language Rights" yang artinya "Daftar untuk Hak Bahasa Isyarat". Tema ini bertujuan mengajak pemimpin negara di seluruh dunia untuk mendaftarkan bahasa isyarat nasional mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....