Pangsa Impor Non Migas Jateng Didominasi dari Tiongkok

  • 18 Sep 2024 17:34 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Negara Tiongkok menjadi pangsa terbesar impor nonmigas di Jateng pada Agustus 2024. Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Endang Tri Wahyuningsih dalam rilis secara daring, Selasa (17/9/2024).

Ia menjelaskan, pada bulan tersebut nilai impor non migas Jateng dari Tiongkok sebesar 354,21 juta USD. “Jumlah tersebut mendominasi mencapai 53,25 % dari total impor non migas,” ujarnya.

Setelah Tiongkok, negara Amerika Serikat dan Vietnam menjadi negara pengimpor non migas terbesar selanjutnya. Nilai impor dari AS sebesar 61,97 juta USD(9,32%) dan Vietnam 40,96 juta USD(6,16,%).

“Ada beberapa negara pengimpor lainnya, yaitu Brazil, Hongkong, malaysia, Singapura, Thailang, Taiwan, dan Australia. Namun, share-nya kurang dari 5% total impor non migas,” ucap Endang.

Sementara, jumlah impor non migas ke negara-negara ASEAN pada Agustus 2024 tercatat sebesar 96,98 juta USD atau 14,58%. Kemudian, impor ke Uni Eropa mencapai 18,37 juta USD atau 2,76%.

Jika dilihat selama Januari-Agustus 2024, nilai impor non migas dari Tiongkok juga menempati urutan pertama. Tercatat, sepanjang periode tersebut, impor non migas mencapai 2.581,44 juta USD.

“Komoditas utama impor dari Tiongkok yaitu mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya (18,98%). Kemudian, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya(16,23%), lalu komoditas kendaraan dan bagiannya(6,88%),” ujar Endang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....