Satu Orang Tewas Akibat Badai Yang Melanda Batam
- 18 Sep 2024 09:26 WIB
- Batam
KBRN, Batam: Angin kencang yang melanda Batam pada Selasa malam (17/9/2024) mengakibatkan satu korban jiwa dan kerusakan di berbagai lokasi.
Berdasarkan data yang disampaikan oleh Diskominfo Batam terdapat 30 titik pohon tumbang dan gangguan akses perjalanan. Data itu diperoleh dari laporan 12 kecamatan yang ada.
Satu korban jiwa terenggut di Kecamatan Belakang Padang, akibat tenggelamnya speedboat yang tersapu angin kencang. Korban bernama Sumani (38), warga Moro, Karimun, meninggal dunia setelah speedboat yang ditumpanginya karam di Perairan Pekasih.
"Kami mengimbau seluruh warga, termasuk nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, pada Rabu (18/9/2024).
Rudi Panjaitan melanjutkan, masyarakat diingatkan untuk berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Masyarakat diharapkan dapat menjaga kebersamaan serta membantu pihak-pihak yang terkena dampak bencana.
Selain itu, angin kencang juga merusak penangkal petir di kubah Masjid Agung Raja Hamidah, yang menyebabkan masjid ditutup sementara waktu untuk perbaikan.
Disisi lain, Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi, sudah memerintahkan seluruh jajarannya, termasuk OPD, camat, dan lurah, untuk mengambil langkah cepat dalam menangani situasi tersebut.
Adapun pohon tumbang tersebar di berbagai wilayah, antara lain Siriaon Indah RW.15, Pendakian Akasia Hotel, Simpang RSAW, Jalur lambat Inperium, Jalan Gajah Mada Tiban, dan beberapa titik lainnya, termasuk di depan SPBU Lagenda dan Masjid Agung Raja Hamidah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....