Wendy: Informasi Pasien Monkeypox di Ambon Hoax

  • 10 Sep 2024 16:47 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon: Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy membantah isu adanya pasien Monkeypox atau cacar monyet yang sementara dirawat di Rumah Sakit Siloam Ambon.

"Itu hanya isu liar yang tidak bersumber. Kami sudah konfirmasi ke pihak Siloam dan tidak ada. Jadi informasi itu hoax," kata dr. Wendy ketika dikonfirmasi via seluler, Selasa (10/09/2024).

Menurutnya, memang ada salah satu warga asal Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dengan keluhan penyakit kulit mendatangi RS Siloam untuk kepentingan pemeriksaan kesehatan.

RS Siloam kemudian meminta untuk orang yang bersangkutan diambil spesimen oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL) agar dikirim ke laboraturium untuk proses lebih lanjut.

Namun, ketika akan diperiksa, orang tersebut sudah berangkat ke Jakarta. Makanya, tidak benar perihal informasi tersebut.

Dia menjekaskan, jika ada gejala yang menjurus atau suspek, itu harus melalui pemeriksaan laboratorium. Hanya 11 laboratorium di Indonesia yang direkomendasi untuk pemeriksaan Monkeypox.

Artinya, spesimennya akan diambil dan diuji di laboratorium tersebut. Setelah itu baru bisa dinyatakan seseorang itu menderita cacar monyet atau Mpox. Sebab cirinya hampir mirip dengan cacar air.

"Cacar air itu cirinya bintik-bintik dan ada cairan di dalam. Tetapi kalau Mpox itu dia berisi nanah," jelasnya.

Wendy meminta masyarkat tidak perlu kuatir. Dia mengimbau agar tetap menjaga kebersihan diri paling, dan selalu mengutamakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Sebab, penyakit cacar monyet itu disebarkan oleh virus Monkypox. "Virus itu bisa sembuh dengan sendirinya. Kalau kita punya daya tahan tubuh bisa kuat, berarti virusnya bisa sembuh," tukasnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....