MABM Kalbar akan Gelar Festival Budaya Melayu

  • 05 Sep 2024 16:04 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalimantan Barat (Kalbar) akan menggelar Festival Budaya Melayu pada 18-24 Oktober 2024, di Kota Pontianak, Kalbar. Kegiatan ini berkolaborasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, dan nantinya akan diramaikan para pelajar.

Ketua Umum MABM Kalbar, Chairil Effendy mengatakan, para pelajar dilibatkan agar mereka mengetahui bagaimana kebudayaan Melayu yang benar, tidak hanya secara teori tapi langsung praktik.

"Apa saja yang namanya syair, apa saja yang namanya workshop pantun, apa saja yang namanya diskusi-diskusi tentang arsitektur dan segala macamnya. Sekaligus mereka melihat langsung dan terlibat di dalam festival-festival kebudayaan," katanya saat diwawancarai, Kamis (5/9/2024).

Chairil menilai, generasi muda saat ini sangat dinamis dan kreatif. Mereka bisa menggunakan teknologi yang begitu maju untuk memperkenalkan nilai-nilai kebudayaan ke khalayak ramai.

"Saya melihat generasi muda kita dinamis, karena melihat kebudayaan itu tidak boleh juga terlalu kaku. Kehadiran teknologi misalnya itu dapat kita gunakan oleh generasi muda untuk memperkenalkan nilai-nilai kebudayaan kita, misalnya melalui games, melalui tarian, melalui nyanyian dan segala macamnya, dan diposting ke media sosial, sehingga menjadi naik taraf yang tadinya taraf kampung menjadi taraf nasional bahkan internasional," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Rita Hastarita berharap festival ini benar-benar bisa mengedukasi seluruh masyarakat dan upaya kemajuan kebudayaan Kalbar. Rita menerangkan, dalam dunia pendidikan saat ini upaya pelestarian kebudayaan merupakan salah satu yang masuk di dalam Peraturan Gubernur untuk dimasukkan atau dilaksanakan kedalam kurikulum di dalam pembelajaran di sekolah, sehingga dengan adanya festival Melayu ini menambah informasi pada pelajar bahwa ini adalah praktiknya.

"Karena selama ini hanya mendapat materi dari kurikulum. Nanti di festival Melayu anak-anak bisa langsung melihat budaya Melayu seperti apa, selama ini hanya belajar pantun melalui buku, nanti dengan adanya festival Melayu bisa mendengar sendiri dialeg pantun itu seperti apa, dan ini tentunya menambah informasi terkait dengan pembelajaran dari sisi kebudayaan," tuturnya.

Pada festival budaya Melayu tahun ini akan dimeriahkan dengan kedatangan Klub Pecinta P. Ramlee sebanyak 50 orang yang nantinya akan tampil di event ini. Tidak hanya itu, tamu dari Brunei, Singapura, dan Kuala Lumpur juga direncanakan akan datang. Ini sebagai bukti kolaborasi yang baik antara Melayu yang ada di Kalbar dengan Melayu yang ada di Serawak, Malaysia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....