Pimpin Misa Perdana dan Mgr. Budi Kleden Sampaikan Pesan Kasih Persaudaraan
- 23 Agt 2024 17:34 WIB
- Ende
KBRN,Ende: Setelah ditahbiskan sebagai Uskup Agung Ende oleh Duta Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Pierro Pioppo, pada Kamis (22/8/2024), Mgr. Paulus Budi Kleden memimpin misa Pontifikal pertamanya di Gereja Katedral Ende pada Jumat (23/8/2024). Misa ini menjadi momen penting bagi umat Katolik di Keuskupan Ende, yang menyambut hangat kehadiran pemimpin baru mereka.
Dalam khotbahnya, Mgr. Paulus Budi Kleden mengisahkan perjalanannya sebelum kembali ke Indonesia, di mana ia bertugas selama 12 tahun di Roma, Italia. Sebelum pulang, ia sempat berziarah ke makam dua pendahulunya, Mgr. Petrus Noyen SVD dan Mgr. Hendrikus Leven SVD, yang terletak di rumah induk SVD di Belanda.
Sesampainya di Indonesia, sebelum melanjutkan perjalanan ke Ende, Uskup Paulus mampir di Palasari, Bali, untuk berziarah ke makam Mgr. Antonius Tesen SVD dan Mgr. Paulus Sani Kleden SVD. Setibanya di Ende, Mgr. Paulus merasa bersyukur diterima oleh Administrator Diosesan, Romo Daslan, bersama para imam di Rumah Keuskupan di Ndona. Sebelum menuju ke rumah keuskupan, ia terlebih dahulu berdoa bersama tokoh umat dari ketiga kevikepan dan ribuan umat di depan makam Mgr. Donatus Jagum SVD, Mgr. Abdon Longginus Da Cunha, dan Uskup Vincensius Sensi Poto di depan kapel rumah keuskupan di Ndona.
Setelah beberapa hari di Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden mengunjungi Gereja Katedral dan makam Mgr. Arnoldus Verstraelen SVD. Dalam perjalanan tugasnya, Mgr. Paulus juga mengisahkan ziarahnya ke Amerika Serikat pada Desember 2023, di mana ia mengunjungi komunitas SVD di Petni dan berziarah ke makam Mgr. Gabriel Manek SVD, sebelum jenazahnya dipindahkan ke Labuan Bajo, Larantuka.
Selain itu, Mgr. Paulus Budi Kleden mengenang kunjungannya ke komunitas SVD di Nagasaki, Jepang, pada tahun 2017, serta ziarahnya ke makam Uskup Mgr. Paulus Yama Luci, yang bersama Mgr. Ugihara Sg diutus untuk membantu Mgr. Leven menjalankan misi di Flores selama Perang Dunia II.
Dalam khotbahnya, Mgr. Paulus Budi Kleden menekankan pentingnya mengenang para pendahulu, sebagaimana tertulis dalam Surat kepada Umat Ibrani: "Ingatlah akan pemimpin-pemimpinmu yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu, perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka." Menurutnya, pesan utama dari para pendahulu adalah menjaga kasih persaudaraan.
"Kasih persaudaraan adalah warisan bukan hanya dari para pemimpin gereja, tetapi juga dari para leluhur dan orang tua kita di kampung-kampung. Mereka hidup dalam kesederhanaan, bekerja keras untuk keluarga, dan memenuhi kewajiban sebagai warga masyarakat," ujar Mgr. Paulus Budi Kleden.
Ia menambahkan, kasih persaudaraan juga harus ditunjukkan dalam relasi lintas agama, dengan kesadaran bahwa semua berasal dari Tuhan yang sama. Pesan kasih persaudaraan ini menjadi inti dari khotbah perdana Mgr. Paulus Budi Kleden sebagai Uskup Agung Ende, yang berharap dapat meneruskan warisan kasih dan tanggung jawab yang telah ditanamkan oleh para pendahulu dan leluhur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....