"Coaching" Deputi P3A : Penanganan Kekerasan Berbasis Gender

  • 22 Agt 2024 21:03 WIB
  •  Bandung

KBRN, Garut: Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPPA RI, Ratna Susianawati menjelaskan, coaching ini akan membahas berbagai praktik dan langkah-langkah optimal dalam penyelenggaraan layanan perlindungan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan.

Menurut Ratna, isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan prioritas nasional yang harus terus ditingkatkan hingga level provinsi dan kabupaten/kota.

"Indonesia memiliki komitmen kuat untuk memastikan perlindungan hak perempuan dan anak dari kekerasan, sejalan dengan berbagai komitmen internasional yang telah diratifikasi oleh pemerintah," jelas Ratna di Garut, Kamis (22/8/2024).

Takeda Project Manajer UNFPA Indonesia, Ria Ulina, menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari pilar penanganan KBG yang dikerjasamakan antara pihaknya dan Kemen PPPA. Ria menjelaskan coaching ini bertujuan untuk merefleksikan peran dan tantangan yang dihadapi para tenaga layanan perlindungan di lapangan.

"Merefleksikan kembali apakah sudah cukup kita punya SOP atau tidak misalnya begitu, lalu bagaimana alur koordinasi dengan mitra-mitra OPD terkait, apa tantangan yang kita hadapi," papar Ria.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta coaching juga berkesempatan untuk berdiskusi dan meminta masukan dari para pakar yang difasilitasi oleh Kemen PPPA dan UNFPA, demi mengoptimalkan peran mereka dalam perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Garut.

"Kami berharap setelah coaching ini, UPTD PPA Garut dapat semakin baik dalam manajemen kasus KBG dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam mendorong mereka untuk lebih berani melapor," kata Ria, mengakhiri.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....