Dipertan Baubau Andalkan Intensifikasi Pertanian Tingkatkan Produksi Pangan
- 05 Agt 2024 10:44 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau : Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dipertan) Kota Baubau memilih melakukan intensifikasi pertanian atau mengolah lahan pertanian dengan maksimal untuk meningkatkan produksi pangan.
Kepala Dipertan Baubau, Muh. Rais mengatakan, langkah intensifikasi pertanian dipilih lantaran untuk melakukan perluasan areal persawahan sudah sangat sulit. Saat ini areal persawahan di Baubau seluas 1.290 hektare. Luasan tersebut dianggap sudah maksimal.
“Karena Baubau ini Kota dan daerah kita sudah sempit sehingga untuk perluasan area (persawahan) agak sulit. Jadi yang kami lakukan untuk peningkatan produksi hanya bicara intensifikasi saja sehingga tahun ini kita tidak ada cetak sawah tambahan,”ungkap Rais dalam dialog interaktif RRI Kendari Sultra Sore Ini, Jumat(2/8/2024) pekan lalu.
Ia mengatakan, beberapa langkah intensifikasi pertanian yang telah dilakukan Dipertan Baubau diantaranya mengadakan benih padi baru namun dengan varites yang sama yang digunakan petani selama ini yaitu varietes Cisantana agar produksi bisa bertambah.
Hasil dari pengadaan benih baru itu ungkap Rais, bisa menambah produksi petani dari sebelumnya hanya 3,7 ton per hektare menjadi 4,3 ton per hektare.
“Alhamdulillah, ditahun 2022 kemarin kita adakan benih baru varietas Cisantana, sehingga dari 3,7 kita bisa produksi 4,3 ton per hektare. Malah, panen kemarin kita bisa mencapai 4,7 ton per hektare,”ungkapnya.
Dengan pencapaian yang baik itu lanjut Rais, ditahun ini, pihaknya mencoba lagi mengembangkan satu benih padi varietas baru yakni M70D karena produksinya bisa mencapai 7 ton per hektare.
“Makanya kita sekarang lagi bikin demplot percontohan dilokasi petani dan sekarang sementara tanam. Kita harapkan kalau ini bisa terbukti sampai 7 ton, maka di tahun 2025 memberikan lagi bantuan benih-benih tersebut kepada petani,”tuturnya.
Karena diakui Rais, untuk perluasan area persawahan sudah sulit sebab lahan terbatas. Sehingga langkah intensifikasi pertanian dipilih untuk meningkatkan produksi mulai dari pengadaan benih baru, peneyediaan pupuk serta pembenahan jaringan irigasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....