Puluhan Produk UKM Kaltara Terkurasi Jelajahi Pasar Ekspor
- 21 Jul 2024 16:22 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Puluhan produk dari usaha kecil dan menengah di Kalimantan Utara (Kaltara) telah terkurasi untuk menjelajahi pasar ekspor.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltara, Hj. Hasriyani.
“Terkurasi itu sekitar ada 30 dari 100 lebih. Tapi yang 30an ini insya Allah kita sudah pelan-pelan untuk market mereka,” ujar Hasriyani, Minggu (21/7/2024).
| Baca juga: UMKM Kaltara Diminta Aktif dalam SINERGI |
Menurutnya, ini berkat program kurasi yang dilakukan Disperindagkop dan UKM Kaltara yang bekerjasama dengan Exsport Center Surabaya di bawah Kementerian Perdagangan.
"Di program kami sendiri di provinsi juga ada mengkurasi produk-produk yang memang layak untuk kita carikan market ke luar dan kami bekerjasama dengan Exsport Center Surabaya di bawah Kementerian Perdagangan,” tutur Hasriyani.
Selama 2 tahun (2022-2023), pihaknya membuka link untuk pendaftaran kurasi bagi UKM Kaltara untuk dilakukan pendampingan.
Pelaksanaan kurasi sendiri dilakukan di Kabupaten Bulungan dengan mengundang perwakilan UKM dari KTT, Malinau, Bulungan dan Nunukan. Selain itu ada juga yang dilaksanakan khusus di Tarakan.
“Ada beberapa produk yang memang lolos kurasi dari kementerian karena mereka punya program ke Canada dan ada beberapa produk yang memang lolos di bawah ke sana. Meskipun kita tidak ikut tetapi produk kita sudah mewakili. Seperti kopi, handy craft, dari Bulungan sendiri juga ada Yogus,” lanjut Hasriyani.
Selain itu, pada bulan lalu, pihaknya telah berkomunikasi dengan perwakilan RI di Belanda dan Tiongkok untuk terus mencarikan market bagi produk-produk UKM Kaltara.
“Kita langsung terkomunikasi dengan VIC kita dari RI yang berada di luar negeri seperti di Belanda, China, dari kerjasama kita itu, kita minta mereka terus mencarikan market yang sesuai dengan produk-produk di Kaltara,” ungkap Hasriyani.
Selain yang digelar Disperindagkop dan UKM Kaltara, ada juga program kurasi yang dilaksanakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kaltara.
Meski demikian, tidak semua produk UKM Kaltara yang telah mendaftar, lolos kurasi. Hasriyani mengakui ada juga yang tidak lolos karena tidak mampu memenuhi persyaratan.
"Sisanya itu masih kita follow up lagi, kita berikan semangat dan motivasi supaya produk-produk mereka bisa memenuhi persyaratan," tutur Hasriyani.
Selain melalui kurasi, ada juga produk UKM Kaltara yang di ekspor ke Tawau, Malaysia yang difasilitasi Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia setempat.
“Ada beberapa produk yang memang sudah mengisi market di Tawau (Malaysia) tahun lalu melalui Konjen di Tawau, membantu kami dengan pelaku super market dan restaurant. Termasuk Sambel Dayak sudah masuk,” tuturnya. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....