Potensi Udang Vaname di Bima Capai 8 Milyar Per Hektar
- 02 Jul 2024 18:56 WIB
- Mataram
KBRN, Bima: Budidaya udang vaname di Kabupaten Bima menunjukkan potensi yang signifikan sebagai sumber pendapatan ekonomi baru. Kebutuhan yang luas di pasar ekspor mancanegara membuat komoditas ini menjadi salah satu komoditas paling bernilai dengan potensi keuntungan hingga Rp8 Milyar perhektar.
Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bima, M. Natsir, mengungkapkan, pasar udang vaname internasional menunjukkan permintaan yang besar. Jelasnya, permintaan udang vaname dari Kabupaten Bima datang dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jepang, dan China dengan harga di kisaran Rp 85.000 per kilogram.
"Udang vaname ini adalah komoditas ekspor yang langsung dikirim ke Amerika, Jepang, dan China. Prospeknya besar sekali," ungkapnya, Selasa (2/7/2024).
Potensi produksi udang vaname di Kabupaten Bima dapat mencapai 100 ton per hektar per siklus budidaya. Dengan harga pasar saat ini, potensi pendapatan dari satu hektar tambak bisa mencapai Rp 8 miliar. Namun, Natsir mencatat bahwa produksi aktual saat ini berkisar antara 30 hingga 40 ton per hektar.
"Saat ini, produksi dari tambak udang masih berada di angka 30-40 ton per hektar. Dalam empat bulan satu orang bisa dapat Rp 4 miliar hasil satu hektar," tutur Natsir yang juga menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima ini.
Selain itu, Natsir menyinggung pemerintah yang masih terpaku pada komoditas jagung sebagai fokus utama. Padahal, ia menilai, udang vaname lebih bernilai dan jauh lebih banyak menghasilkan keuntungan dibanding jagung.
"Sebagai perbandingan, dari satu hektar lahan jagung, pendapatan hanya sekitar Rp 6-7 juta. Tapi juga biaya investasi budidaya udang vaname sangat tinggi," kata Natsir. Ini termasuk biaya untuk pembangunan tambak, penyediaan benih, pakan, serta teknologi pengelolaan air dan kesehatan udang.
Kabupaten Bima memiliki potensi untuk menjadi salah satu pusat produksi udang vaname yang signifikan di Indonesia. Pengembangan sektor ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal dan memperkuat posisi Kabupaten Bima dalam pasar ekspor hasil laut internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....