BNPB: Ratusan Jiwa Terdampak Kekeringan di Cilacap

  • 10 Jun 2024 03:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 158 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 627 jiwa terdampak kekeringan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (9/6/2024).

Sebanyak dua desa di dua kecamatan yang terdampak. Meliputi Desa Ujungmanik di Kecamatan Kawunganten dan Desa Rawajaya di Kecamatan Bantarsari.

"Dampak kekeringan ini membuat warga kesulitan mengakses air bersih," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam siaran persnya, Minggu (9/6/2024).

Kekeringan ini terjadi sejak Sabtu (8/6/2024) sore. Kekeringan tersebut terjadi karena dipicu oleh tidak adanya hujan yang turun beberapa hari terakhir. "Kondisi ini ditambah mulai masuknya musim kemarau di wilayah setempat," ujarnya.

BPBD Kabupaten Cilacap masih berupaya melakukan pendataan dan monitoring wilayah terdampak. Selain itu, penanganan darurat juga dilakukan dengan mendistribusikan air bersih kepada warga sebagai upaya respon cepat.

Adapun air bersih yang didistribusikan sebanyak masing-masing 1 tangki atau 5.000 liter baik di Desa Ujungmanik, maupun Desa Rawajaya.

Meski demikian, berdasarkan pemantauan visual tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Cilacap sejumlah sumur warga pun pada Minggu sore mulai terisi kembali setelah hujan turun di sebagian wilayah yang ada.

"Diharapkan hal tersebut dapat meminimalisir dampak krisis air bersih yang terjadi," ucapnya.

BPBD setempat juga tidak henti memberikan imbauan kepada warga. Untuk menggunakan air bersih secara efisien dan seperlunya.

Sebelumnya, pemerintah daerah setempat telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Kabupaten Cilacap sejak 22 Mei hingga 22 November 2024. Surat yang diterbitkan oleh Bupati Cilacap tersebut merupakan upaya kesiapsiagaan yang dilakukan guna merespon dampak kekeringan di awal musim kemarau yang mulai terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....