PKK Lombok Timur Komitmen Kuat Turunkan Angka Stunting
- 31 Mei 2024 18:58 WIB
- Mataram
KBRN, Lombok Timur: Kasus stunting di Lombok Lombok Timur saat ini mencapai 15,9%, turun 8% dari tahun sebelumnya. Penurunan itu diakui Penjabat ( Pj) Lombok Timur H.M. Juaini Taofik bukan semata kerja Pemda, akan tetapi berkat kerja sama semua pihak, mengingat Pemda menggandeng banyak pihak dalam upaya tersebut, mulai dari perguruan tinggi, lembaga non pemerintah (NGO), termasuk organisasi wanita.
"Komitmen Pemda tahun 2024 ini dengan mengalokasikan Rp.1 miliar melalui program Dengan Ketahanan Pangan, PKK dan Kesehatan Cegah Stunting dari Seribu Hari Kehidupan Dini atau disingkat Dekapan PKK Canting Srikandi yang merupakan sebuah inovasi baru," Ungkapnya disela-sela kegiatannya. Jumat (31/5/2024).
Menurut Juaini Taofik Dekapan PKK Canting Srikandi merupakan wujud konvergensi penurunan stunting dengan memastikan ketahanan pangan dari rumah tangga. Dalam hal ini 650 rumah tangga menjadi sasaran, di mana 150 diantaranya adalah yang merupakan ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK) dan sisanya adalah keluarga yang memiliki bayi di bawah dua tahun (Baduta) stunting.
"Upaya mengoptimalkan berbagai program berjalan melalui monitoring dan evaluasi. Kerap program berjalan tanpa monitoring dan evaluasi sehingga tingkat keberhasilannya tidak dapat diukur dengan baik ataupun dievaluasi untuk keberlanjutannya, " tegasnya.
Diharapkan dengan berbagai ikhtiar yang dilakukan tersebut penurunan angka stunting Lombok Timur setidaknya dapat mencapai 8-10%. Angka itu dibawah target nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....