Sempat 2 Kali Off Terpapar Limbah, IPA Semanggi Dioperasikan Kembali

  • 22 Mei 2024 20:22 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Surakarta: Instalasi Pengolahan Air (IPA) Semanggi milik PDAM Kota Solo hari ini Rabu (22/5/2024) kembali beroperasi. IPA Semanggi sempat dihentikan sekitar 6 jam pada Selasa (21/5) dan Rabu (22/5) lantaran air sungai Bengawan Solo tercemar limbah.

“Selasa (21/5) kemarin durasinya lumayan lama karena hampir 6 jam. Mulai stop operasional itu sekitar pukul 12.00 WIB dan baru bisa operasional lagi sekitar pukul 17.30 WIB,” kata Supervisor IPA Semanggi, Mulyono pada Rabu (22/5/2024.

Untuk diketahui IPA Semanggi berhenti operasional karena air baku Sungai Bengawan yang biasanya diolah oleh PDAM mengalami penurunan kualitas karena kondisinya berlumpur dan tinggi limbah, Selasa (21/5) siang. IPA akhirnya kembali beroperasi kembali menjelang petang.

Setelah beroperasi selama beberapa waktu, IPA Semanggi kembali stop operasional pada Rabu (22/5) siang. Penghentian operasional itu dilakukan atas alasan yang sama dan berlangsung sejak puku 11.00 0 15.00 WIB. IPA Semanggi baru bisa mengolah air baku setelah limbah cair bisa mengalir ke titik yang lebih rendah.

“Rabu ini dimatikan lagi dari jam 11 siang sampai jam 3 sore. Jadi sebelum dioperasikan selalu kami pantau terus apakah air limbahnya sudah bergeser atau belum,” kata Mulyono.

Cemaran air limbah yang bisa menyebabkan air baku mengalami penurunan kualitas itu biasanya disebabkan karena limbah industri. Sejauh ini ada dua cemaran yang rutin ditemukan seperti limbah cair dari etanol dan limbah industri tekstil yang semuanya mengalir dari Sungai Samin.

“Dilihat kasat mata saja bisa, kalau limbah etanol biasanya warnanya dari coklat-kehitaman, kalau limbah tekstil biasanya bisa hijau, biru, merah (warna-warni). Dan semuanya berbau (aroma tidak sedap dan menyengat)," kata Mulyono.

Saat hal seperti itu terjadi, penghentian operasional IPA Semanggi tak bisa dihindari. Sebab air baku yang tidak memenuhi standar tak bisa diolah untuk kebutuhan air bersih masyarakat.

“Jadi IPA Semanggi ini kan di bawah Sungai Samin, jadi kalau pas ada limbah kita hentikan dulu dan tunggu sampai air limbah mengalir ke tempat lebih rendah. Tapi selama di atas masih buang limbah ya harus ditunggu, seperti tahun lalu sampai tiga hari berhenti operasional,” papar dia.

Sekretaris PDAM Laksmini Mahasri menyampaikan pencemaran limbah sungai Bengawan Solo selalu terjadi setiap musim kemarau tiba. Kondisi ini sangat merugikan PDAM yang menggunakan air sebagai sumber air baku.

"Terkait Bengawan Solo itu kan wewenangnya BBWSBS dan PJT (Perum Jasa Tirta 1), kami sudah membayar retribusi untuk jasa sumber daya air. Harusnya yang bergerak di sana, tapi semuanya sudah tahu," kata Mahasri saat dikonfirmasi.

Dia menyampaikan, selama ini dari IPA PDAM di Bengawan Solo yang sering terdampak pencemaran hanya IPA Semanggi. Sementara IPA Jurug dan Jebres jarang terjadi penghentian operasional.

"Kalau Semanggi itu yang sering, kita biasanya minta pelanggan siap-siap kalau sampai berhenti suplai. Tapi kalau lama biasanya kita siapkan dropping," ujar dia. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....