NTB Musim Kemarau: Waspada Kekeringan Wilayah
- 20 Mei 2024 12:23 WIB
- Mataram
KBRN, Lombok Barat: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kediri Lombok Barat, secara resmi mengumumkan bahwa wilayah NTB telah memasuki musim kemarau sejak 1 Mei 2024.
Meskipun tertunda dari prediksi awal April, musim kemarau tahun ini diprediksikan akan berlangsung lebih singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Berdasarkan data yang kami pantau, pada dasarian pertama Mei, tepatnya tanggal 10 Mei, NTB telah memasuki musim kemarau," ungkap Kepala Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Nuga Putrantijo saat ditemui RRI, Senin (20/5/2024).
Hal ini ditandai dengan curah hujan yang drastis menurun, bahkan di beberapa wilayah seperti Mataram, curah hujan tidak mencapai 50 mm.
"Meski masih ada potensi hujan kecil, namun secara umum NTB telah memasuki musim kemarau," imbuhnya.
Musim kemarau tahun ini perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan kekeringan di beberapa wilayah, seperti Lombok Selatan, Sumbawa, Dompu, dan Bima.
"Wilayah-wilayah tersebut perlu mewaspadai potensi kekeringan, seperti yang pernah terjadi sebelumnya," jelas Putrantijo.
Menariknya, musim kemarau tahun ini tergolong mundur dibandingkan prediksi awal. Biasanya, NTB memasuki musim kemarau pada bulan April.
"Perpanjangan musim hujan di bulan Mei ini kemungkinan disebabkan oleh fenomena La Nina," terang Putrantijo.
Meskipun musim kemarau diprediksi singkat, BMKG tetap menghimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kekeringan dan memanfaatkan air secara bijak.
"Masyarakat perlu menghemat air dan bersiap menghadapi potensi kekeringan," pesan Putrantijo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....