Dewan Pers: Kami Sambut Baik Kehadiran Asosiasi Wartawan Papua
- 26 Mar 2024 08:27 WIB
- Wamena
KBRN, Jayapura: Dewan Pers Indonesia menyambut baik kehadiran Asosiasi Wartawan Papua (AWP) di Bumi Cenderawasih Papua.
Hal tersebut disampaikan, Anggota Dewan Pers, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers, Atmaji Sapto Anggoro usai menyelesaikan materi pada pelatihan yang digelar AWP, Senin (25/03/2024) di Jayapura.
AWP adalah sebuah wadah yang menghimpun para jurnalis OAP dari berbagai provinsi dan kabupaten di tanah Papua. Ia didirikan sekitar 5 tahun lalu dan baru di legalkan pada Oktober 2023.
"Kami menyambut baik dengan berdirinya Asosiasi Wartawan Papua, AWP harus tetap eksis karena sudah dibangun cukup lama sejak 5 tahun lalu," katanya.
Meski baru dilauncing pada Oktober tahun 2023 lalu, menurutnya sudah banyak kegiatan yang dilaksanakan termasuk pelatihan bagi pengelola media online.
"Salah satunya, pelatihan pengelolaan media online tingkat pimpinan se tanah Papua," ungkapnya.
Ia berharap, Asosiasi yang menghimpun wartawan Orang Asli Papua itu tetap eksis di dunia jurnalistik di tanah Papua.
"Pastinya banyak hal harus dibuat," kata Sapto, sapaan akrab Atmaji Sapto Anggoro.
Menurut Sapto, dengan berdirinya AWP ini menjadi satu wadah untuk jurnalis orang asli Papua agar bisa melakukan berbagai kegiatan melalui wadah tersebut.
"Dimana orang asli Papua membuat asosiasi ini, menurut saya perlu di suport dukungan dan dikembangkan," ujarnya.
Sehingga, salah satu yang perlu dilakukan AWP adalah terus meningkatkan kualitas para jurnalis OAP melalui berbagai kegiatan termasuk pelatihan.
"Karena yang harus dilakukan oleh AWP adalah peningkatan kompetensi, agar wartawan orang asli papua terus tingkatkan kemampuan," sambung Sapto.
Dari sesi jurnalistik bagaimana cara mengolah informasi supaya informasi itu bisa cepat sampai ke publik. Semua dilakukan untuk memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat Papua. Karena banyak potensi yang mesti diangkat.
"Ada banyak potensi ya, bahkan Informasi versi teman-teman Papua bagi kami sangat penting," sambung Sapto.
Selain itu, Sapto juga menambahkan, Dewan Pers ingin agar media di Papua tetap menjalankan fungsi kontrol sosial.
"Karena fungsi kontrol diatur dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999," ujarnya.
Sementara itu, ketua Asosiasi Wartawan Papua (AWP), Elisa Sekenyap mengatakan, AWP hadir untuk menghimpun para jurnalis asli Papua, di dalamnya melakukan pengembangan skil para jurnalis tersebut.
"Jadi mimpi membentuk Forum hingga menjadi AWP adalah harapan jurnalis asli Papua agar berkumpul dalam satu wadah, tentunya untuk belajar menulis, mengelola media, belajar berbisnis media, belajar publik-speaking, belajar bahasa-asing tetapi juga meningkatkan kualitas dan kapasitas diri sebagai jurnalis asli Papua," Jelas Sekenyap. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....