Dompet Dhuafa Bantu Evakuasi dan Dirikan Layanan Pos Hangat
- 20 Mar 2024 08:43 WIB
- Semarang
KBRN, Demak : Disaster Management Center (DMC), Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) dan Dompet Dhuafa Jawa Tengah terjunkan tim respons untuk penanganan banjir Demak, Senin (18/3/2024). Tim langsung ke lokasi terdampak banjir, di Desa Ngemplik, Kecamatan Karanganyar, guna melakukan evakuasi warga penyintas banjir.
Tm DMC juga mendirikan layanan Pos Hangat yang mengakomodasi sebanyak 200 penyintas penerima manfaat dan asesmen di pos-pos pengungsian. Kemudian melakukan asesmen ke posko pengungsian di MTs. Manba’ul Huda Kalitekuk guna meninjau kondisi pengungsi dan kebutuhannya.
Berdasarkan asesmen yang dilakukan kebutuhan mendesak pengungsi yang perlu segera ditangani berupa logistik dan obat-obatan. Salah satu tim Respons Haifa Nurul Aeni, menjelaskan terus menjangkau titik- titik yang belum terevakuasi dan agak sulitnya medan menuju titik lokasi.
“Penyebaran Pos Hangat dilakukan karena dari hasil asesmen yang dilakukan beberapa pos pengungsian belum terjamah bantuan logistik. Rencana ke depan kita akan mencoba mendirikan dapur umum atau darling (dapur keliling) untuk penyintas,” ujar Haifa.
/ohx0tfitbi3hxnc.jpeg)
Diketahui Demak kembali dilanda banjir setelah kejadian serupa di bulan Februari 2024 lalu. Banjir kali ini dipicu oleh jebolnya enam tanggul akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Jawa Tengah sejak Rabu (13/03/2024) lalu.
Tanggul Sungai Wulan yang berada di perbatasan Kabupaten Demak dan Kudus, kembali jebol pada Minggu (17/3/2024). Merujuk pada laporan BPBD Kabupaten Demak pada Senin (18/3/2024) mencatat 89 desa di 11 kecamatan terendam banjir dengan ketinggian antara 30-80 sentimeter (cm).
Sebanyak 11 Kecamatan yang terdampak banjir diantaranya Kecamatan Demak, Karangtengah, Sayung, Mranggen, Wonosalam, Karanganyar. Kemudian Kecamatan Karangawen, Kebonagung,Guntur, Dempet, dan Kecamatan Gajah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....