Keterlambatan Pengerjaan Proyek Teras Samarinda

  • 15 Mar 2024 18:04 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda : Pengerjaan proyek Teras Samarinda yang berada di Kawasan Tepian Mahakam masih belum juga rampung. Padahal menurut kontrak yang berlaku, proyek tersebut harusnya sudah selesai pada 4 Desember 2023 lalu.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Desy Damayanti, pihaknya memberikan penambahan waktu 50 hari pengerjaan. Dia mengaku, penambahan waktu pengerjaan ini memang diperbolehkan, apalagi diketahui keterlambatan pengerjaan karena terkendala material.

“Material itu yang menyebabkan keterlambatan, penambahan waktu memang karena aturan memperbolehkan. Tapi denda itu juga tetap berjalan,” ujar Desi, Kamis (14/3/2024).

Desy menjelaskan, selektif dalam memilih bahan juga menjadi salah satu penyebab molornya waktu pengerjaan Teras Samarinda. Di mana, selain pemilihan bahan material, dibutuhkan waktu pengiriman juga, karena material yang posisinya tidak berada di Kalimantan.

Dia juga menegaskan, pihaknya selalu memberi peringatan pada pihak kontraktor yang mengerjakan bahwa makin lama waktu pengerjaan, maka denda juga akan semakin besar.

“Jangan sampai bayaran denda semakin besar, yang namanya pengusaha itukan pasti mau untung ya. Jadi yang mengakibatkan kelambatan ini mereka sendiri, jadi mereka yang harus tanggung itu dendanya. Karena dari pemerintah juga tidak ada yang menghalangi atau seperti apa,” katanya, menegaskan .

Diakuinya, jika pihaknya masih memberikan kesempatan pada pihak kontraktor selama masih kooperatif dalam pengerjaan dan terus berupaya untuk menyelesaikan pengerjaan. Kendati demikian, Desy belum bisa memberikan target pasti kapan penyelesaian pengerjaan Teras Samarinda ini. Tetapi yang pasti dia meminta agar penyelesaian bisa dilakukan secepatnya. (Niswar)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....