Ancaman Tenggelam, DMC Dompet Dhuafa Resmikan Peninggian Jalan

  • 15 Mar 2024 07:56 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang : Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa resmikan jalan sepanjang 110 meter di Dusun Timbulsloko. Lokasi ini terletak di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu (10/03/2024).

Jalan sepanjang 110 meter yang terletak di tengah air laut dan menjadi penghubung dusun satu-satunya, menjadi harapan baru bagi masyarakat. Tim DMC Dompet Dhuafa melakukan peninggian jalan agar air laut tidak menggerus dan menutup jalan.

“Alhamdulillah sudah diselesaikan bersama warga di sini. Harapannya semoga dengan tingginya jalan itu, aktivitas bapak dan ibu untuk bekerja atau sekolah, tidak terganggu." jelas Ika Saragih selaku Staf Kesiapsiagaan dan Mitigasi Adaptasi Perubahan Iklim DMC Dompet Dhuafa dalam sambutannya.

Dalam peresmian ini juga turut mengundang perwakilan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, Greenpeace, dan dari UNISSULA. Mereka juga telah melakukan kontribusi besar kepada masyarakat terdampak air laut yang menenggelamkan secara perlahan rumah mereka.

Timbulsloko terdiri dari empat dukuh: Dukung Karanggeneng, Dukuh Wonorejo, Dukuh Bogorame, dan Dukuh Timblulsloko. Dulu Timbulsloko sangat kaya akan segalanya: ada sawah, ada tambak.

“Timbulsloko itu mulai abrasi itu sekitar tahun 2014. Pada waktu itu awalnya tidak terasa kalau penurunan tanah itu dirasakan oleh warga. Kanan kiri (banyak) tanaman, termasuk tanaman buah-buahan seperti kelapa dan pisang juga ada.” jelas Nadhiri Kepala Desa Timbulsloko.

Salah seorang admin akun media sosial Timbulslokobangkit , menuturkan bahwa pada tahun 2019 merupakan abrasi terparah hingga saat ini. Pasalnya air sudah mulai masuk ke pekarangan rumah warga menitipkan kendaraannya di luar dari lingkungan rumah mereka.

“Tahun 2019 hingga saat ini terparah mas. Dahulu makam itu sudah penuh dengan air laut, jembatan ini (jalan kayu terapug) ini hampir tenggelam mas. Pokoknya kalau sudah malam, air laut pasang, sudah tidak ada aktivitas apapun di sini,” ujarnya.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....