Yuswohady ; Sebaiknya Tinggalkan Politik Uang
- 07 Feb 2024 20:53 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Pakar Marketing Yuswohady menyarankan calon presiden maupun calon anggota legislatif melakukan pendekatan pemasaran strategis (strategic marketing) dalam meraih suara dalam Pemilu 2024. Sebaiknya, meninggalkan praktik politik uang kepada para pemilih.
"Ini semua ada ilmunya. Jangan semua orang menang karena kekuatan uang," kata Yuswohady kepada RRI.co.id dalam peluncuran buku Personal Branding for Politician di Auditorium Yusuf Ronodipuro, Rabu (7/2/2024).
Menurutnya, dengan pendekatan itu maka pendekatannya menekankan pada keunggulan kompetitif dari politisi. Dengan melakukan kekuatan kompetensi, karakter, program dan visi.
"Ini pendekatan yang benar tidak menggunakan pendekatan uang," ujarnya.
Ia tidak menampik bahwa sekitar 60 persen pemilih mau menerima uang. Hal ini yang membuat dirinya prihatin dengan politik uang tersebut.
"Kalau ini terus terjadi maka akan menjadi preseden buruk. Kalau orang menang karena uang," ucapnya.
Oleh karenya, salah satu alasan dirinya menerbitkan buku Personal Branding for Politician ini. Sebagai bentuk edukasi bagi politisi dan pemilih agar tidak melakukan politik uang.
"Di buku ini saya jabarkan pendekatan marketing stratejik bukan dengan uang," katanya.
Yuswohady menyebut buku ini semacam ajakan bertindak atau 'call to action' kepada para politisi baik di eksekutif, legislatif dan yudikatif. Yang berada di pusat dan daerah untuk meninggalkan politik uang dan menggunakan cara-cara yang beradab untuk memenangkan kontestasi pemilu.
"Kami berharap buku ini menjadi kendaraan edukasi bagi politisi untuk menjalankan kontestasi politik yang lebih beradab," ujarnya.
Diketahui, buku Personal Branding for Politician ini setebal 457 halaman. Buku ini merupakan buku strategi marketing memenangkan pemilu, pileg dan pilkada. Selain Yuswohady, buku ini ditulis Farid Fatahillah, Bagus Zidni Ilman Nadi dan Oktariani.
Salah satu yang menarik dari buku ini membedah personal branding cases dari tiga pasangan capres-cawapres. Seperti, Anies Rasyid Baswedan, Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....