Menara Masjid Agung Sumber Kabupaten Cirebon Difungsikan
- 22 Des 2023 19:00 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Masyarakat di Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon dan sekitarnya memadati halaman Masjid Agung Sumber untuk menghadiri Tableg Akbar dalam rangka Peresmian Menara Masjid Agung Sumber.
Warga antusias mengikuti kegiatan tersebut karena adanya kehadiran Ustadzah Kondang Mumpuni. Ketua Dewan Kemakmuran Masjid DKM Masjid Agung Sumber, Mustofa kepada rri.co.id, Jumat (22/12/2023) menyampaikan rasa syukur dengan terselenggaranya Tableg Akbar yang sekian lama telah direncanakan setelah menara masjid selesai dibangun.
"Saya berkunjung ke rumah Ustadzah Mumpuni hampir lebih setahun yang lalu artinya ketika itu pembangunan menara belum mulai. Sehingga memang kita sudah rencanakan bila menara selesai pembangunan maka mengundang Ustadzah Mumpuni," ujarnya.
Menurutnya kehadiran penceramah kondang tersebut merupakan kebanggaan tersendiri sehingga berbagai elemen masyarakat dari berbagai penjuru berbondong-bondong hadir untuk menyimak secara langsung Tableg Akbar tersebut.
Selain itu, Masjid Agung Sumber yang memiliki menara tapi sekian lama tidak terselesaikan. Namun pihaknya bersyukur pada tahun ini, menara masjid sudah bisa difungsikan kembali.
"Mangga bagi lembaga yang sekarang sudah mendaftarkan diri untuk menempati menara ada 10 lembaga, kita manfaatkan menara dengan sebaik-baiknya dengan nuansa tentunya tetap memakmurkan masjid Agung Sumber," kata Mustofa.
Sementara Bupati Cirebon, Imron mengatakan dengan adanya peresmian menara masjid maka harus diisi dengan kegiatan keagamaan.
"Masjid ini harus menjadi solusi permasalahan baik itu dunia dan akhirat. Bahkan Rasulullah SAW pertama kali hijrah dan sebelum sampai ke Madinah disana lah pertama kali membuat masjid yaitu masjid kubah berjarak 6 kilometer," katanya.
Mengapa Rasullullah langsung membuat masjid, karena tutur Imron, masjid dipergunakan untuk seluruh umat yang ada dan dipergunakan ibadah - ibadah mahdoh dan khairu mahdoh.
Ditambahkan Imron, masjid juga harus menjadi perekat dan agen perubahan untuk kemajuan. Hal ini dimaksudkan ketika berbicara keagamaan dipastikan muncul perbedaan penafsiran yang tidak bisa dihindari dengan adanya perkembangan zaman.
"Saya mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan agama sebagai panutan bersama, tetap mempertahankan kerukunan untuk membangun Kabupatan Cirebon," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....