Menggali Potensi Daerah di Kelurahan Apala

  • 04 Okt 2023 20:37 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone : Nyiru adalah sebuah alat rumah tangga yang terbuat dari anyaman bambu. Tentunya nyiru ini memiliki sangat banyak manfaat, tahan lama dan tidak mudah rusak. fungsi utama dari nyiru ini untuk menampi atau membersihkan beras, sehingga ketika di tampi beras yang tidak baik atau rusak akan terjatuh dari nyiru.

Selain sebagai tempat membersihkan beras, nyiru juga berfungsi sebagai tempat untuk menjemur sayuran seperti cabe dan lainnya. Di Kelurahan Apala, Kecamatan Barebbo, Kab. Bone, Sulawesi Selatan, sebagian warga membuat bahan anyaman bambu tersebut, dalam kesehariannya seperti yang dilakukan Ratna.

Ratna warga setempat setiap harinya menghabiskan waktu untuk membuat 5 hingga 6 nyiru perharinya. Untuk mendukung pembuatan nyiru dibutuhkan beberapa alat diantaranya Parang, Pisau cutter dan beberapa bahan utama seperti Bambu, Rotan dan Tali.

"Kalau mau kualitas bagus biasanya bahannya seperti rotannya dijemur dibawah sinar matahari terlebih dahulu, baru setelah itu beberapa hari kemudian baru digunakan untuk menganyam," ungkap Ratna.

Ratna mengaku hasil dari kerajinan tangan yang ia buat dijual dengan harga mulai Rp 19.000 - Rp. 50.000 tergantung kualitas bahan yg digunakan.

"Kalau harga tergantung hasilnya, kalau yang agak kecil ukuranya dijual Rp 19.000, tapi kalau bagus memang anyamannya baru agak lebar ukurannya dijual samapi Rp. 50.000," bebernya.

Sementara dalam pembuatan nyiru, Babinsa Kelurahan Apala juga memiliki peran penting, selain mendampingi para pengrajin tradisional pembuat nyiru, juga memberikan dukungan moril.

"Saya bersama pemerintah di Desa selalu bersinergi dalam memberikan rasa aman dan nyaman serta mendukung warga agar terap berkreasi dalam membuat kerajinan tangan tersebut, agar dapat membantu perekonomian warga," tutur Babinsa Kelurahan Apala Serma Maman Suryaman.

Menurut Maman nyiru ini merupakan salah satu kerajinan tangan andalan dan sebagai salah satu pencarian tambahan masyarakat Kelurahan Apala. Bahkan nyiru asal Kelurahan Apala sangat terkenal atau populer bukan hanya di Kabupaten Bone tetapi hingga keluar Kabupaten Bone.

"Nyiru di Kelurahan Apala dibuat secara tradisional dan tentu akan susah untuk bersaing di era globalisasi ini, namun tentu kita berharap agar tampi tersebut memiliki pula pasaran demi peningkatan kapasitas produksi dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," harap Serma Maman Suryaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....