Atasi Polusi, Banten Ajukan Permintaan Hujan Buatan ke BNPB

  • 22 Agt 2023 02:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Tangerang: Pemerintah Provinsi Banten mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat untuk dilakukan modifikasi cuaca berupa hujan buatan. Tujuannya, guna mengatasi polusi udara yang terjadi saat ini di wilayahnya.

"Kita sudah sampaikan kepada pemerintah pusat untuk dilakukan hujan buatan. Karena dibeberapa wilayah Provinsi Banten kaitan polusi udara dan kemarau," kata Pj. Gubernur Banten, Al Muktabar, di Tangerang, Senin (21/8/2023).

Ia mengatakan, realisasi hujan buatan tersebut masih menunggu konfirmasi lanjutan dari pemerintah pusat, khususnya BNPB. Pasalnya, BMKG akan melakukan survei lokasi terlebih dahulu sebelum modifikasi cuaca tersebut dilakukan.

"Karena hujan buatan itu faktor alam, maka BMKG yang melakukan survei-survei dipermukaan dan uap air. Bila itu memungkinkan akan dilakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang ada," ujarnya.

Kendati demikian, Pemprov Banten siap membantu jika memang hujan buatan tersebut jadi dilaksanakan, termasuk dari segi anggaran. Pasalnya, Pemprov Banten memiliki anggaran untuk alokasi kegiatan tak terduga.

"Kita punya pembiayaan BTT (Belanja Tak Terduga, red) namanya. Untuk kita bisa kontribusikan kepada hal-hal yang bersifat darurat," kata Al Muktabar.

Ia mengaku telah melakukan pemantauan wilayah di sejumlah titik, seperti di Kota Tangerang Selatan. Sedangkan sesuai laporan yang diterima situasi terkait dengan masalah itu masih cukup terkendali.

"Saya pantau wilayah di Pasar Kemis yang cukup tinggi kondisi polusinya. Dari situ kita mengambil langkah-langkah, seperti mendata industri yang berbasis bahan-bahan fosil," ujarnya.

Terkait dengan penanganan polusi udara, Pemprov Banten juga menggiatkan beberapa langkah teknis implementasi yang menjadi arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB). "Kita bisa mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasinya," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....