Terkendala Utilitas dan Lahan, FO Bantaian Muara Enim Terus Dikebut
- 15 Jun 2023 11:00 WIB
- Palembang
KBRN,
Palembang: Pembangunan Flyover Bantaian yang dilakukan oleh Kementerian PUPR di
Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, masih terkendala masalah utilitas dan
pembebasan lahan yang belum rampung.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Pelaksana Jalan Nasional BBPJN Wilayah Sumatera Selatan, Surya Perdana, mengungkapkan, banyak tiang listrik yang harus direlokasi menjauhi trase flyover sementara hingga saat ini proses pembebasan lahan masih belum selesai.
“Ada sekitar 12 tiang yang harus dipindahkan, 4 tiang sudah direlokasi sementara sisanya ditahap kedua minggu depan,” ujar Surya dalam keterangannya kepada wartawan di Palembang, Kamis (15/6/2023).
Menurut Surya, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak PT PLN (Persero) UIW S2JB UP3 Lahat dalam pemindahan utilitas. Sementara untuk pembebasan lahan diketahui masih dalam proses antara warga dengan PT KAI dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
“Informasi dari Pemkab Muara Enim ada 8 bidang yang masih dalam proses dan mereka menyatakan akhir bulan Juni ini selesai. Sementara untuk PT KAI masih ada 6 bidang lagi yang dalam tahap negosiasi, target mereka awal bulan Juli rampung,” beber Surya.
Meski menghadapi kendala, Surya mengaku pelaksanaan pembangunan fisik flyover masih terus berjalan dan terus dikebut. Sejauh ini, progres fisik mencapai 7,8 persen dari rencana awal 4,2 persen.
“Saat ini kami kebut land clearing, relokasi utilitas dan pengeboran di abutment 1, dari 36 titik bor sebanyak 28 titik sudah kami kerjakan pembesian dan cor. Sisanya dalam beberapa hari ini selesai untuk dilanjutkan ke abutment 2,” terangnya.
FO Bantaian yang memakan dana Rp85 milyar dibangun dengan skema multiyears selama 16 bulan. Pembangunan FO pada perlintasan KA juga dilakukan di Gelumbang. Kementerian PUPR sebelumnya juga telah merampungkan FO Patihgalung di Prabumulih pada tahun 2022.
Sebagai informasi, Flyover Bantaian yang dibangun diatas perlintasan KA dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi khususnya saat kereta pengangkut batu bara melintas. Keberadan FO juga diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan karena selama ini perlintasan tidak dilengkapi palang perlintasan kereta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....