Trend Positif Ekonomi Baubau Tumbuh Berkat Peran UMKM
- 05 Apr 2023 07:32 WIB
- Kendari
KBRN, Baubau: Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse mengatakan trend positif pertumbuhan ekonomi Kota Baubau tidak terlepas dari peran usaha mikro dan usaha kecil (UMKM).
Sebab Wali Kota menyebut, selama tiga tahun terakhir, perekonomian Kota Baubau yang tumbuh positif tidak terlepas dari peran UMKM yang diperkirakan digeluti 28 ribu penduduk usia 15 tahun keatas.
"Tahun 2022, diperkirakan setidaknya ada 28 ribu penduduk Baubau berusia 15 tahun ke atas menggantungkan hidupnya pada UMKM. Dimana, cepat pulihnya laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 lalu dari minus 0,81 persen menjadi positif sebesar 4,15 persen di tahun 2021 dan tumbuh 5,28 persen ditahun 2022 tidak terlepas dari peran UMKM,"ungkap Ahmad Monianse saat membuka kegiatan semarak Ramadan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Baubau di Pantai Kamali, Senin (3/4/2023).
Sehingga menurut Wali Kota, tagline UMKM Baubau yakni Berdaya Saing adalah tidak berlebihan. Terlebih, berdasarkan fakta, Kota Baubau merupakan daerah penyangga, pusat perdagangan dan jasa bagi daerah sekitarnya sejak zaman dulu.
"Atas fakta itu, menjadikan UMKM sebagai tulang punggung atau soko guru perekonomian Kota Baubau,"ujarnya.
Saat ini menurut Monianse, kebijakan pengembangan UMKM tidak bisa lagi dilihat sebagai pelaku ekonomi yang mengharapkan rembesan hasil pembangunan dari atas. Sebaliknya, harus didesain sebagai obyek utama pembangunan ekonomi yang mampu membangkitkan "mesin" perekonomian dari dalam yaitu dari area yang lebih rendah masuk ke dalam area dengan produktivitas lebih tinggi dan hasil lebih besar.
"Pengembangan UMKM akan optimal apabila di dalamnya terdapat keterlibatan multi pihak atau pentahelix yang saling bekerja sama dan saling mendukung yaitu pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media. Kesemua pihak tersebut saling berkolaborasi bersama-sama dalam mendukung pengembangan UMKM secara konkret dan nyata,"ujarnya.
Sehingga lanjutnya, dalam konteks tersebut, guna lebih mengoptimalkan pentahelix pengembangan UMKM, maka pelaku UMKM dituntut tidak lagi menerapkan pola kerja linier dan cenderung bersifat rutinitas karena diyakini pola - pola kerja seperti itu akan tergerus oleh zaman dan kemajuan teknologi yang berubah cepat.
Karena itu Monianse mengatakan, kegiatan semarak Ramadan 2023 yang digagas oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Baubau, juga salah satu bentuk keberpihakan Pemkot Baubau pada pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan mempromosikan produknya.
"Melalui kegiatan tersebut, diiharapkan pelaku UMKM bisa mendapatkan inspirasi dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya sehingga harapan untuk menjadikan pelaku usaha mikro dan usaha kecil sebagai tulang punggung menjadi nyata,"pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....