Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN Malang, Ada 12 Pendaftar

  • 23 Apr 2025 16:09 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Proses penjaringan bakal calon rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang telah memasuki masa akhir pendaftaran pada Rabu (23/4/2025).

Sejak dibuka pada 21 April lalu, sebanyak 12 nama telah mendaftar, meski semuanya mendaftar di hari terakhir 24 April di Sekretariat Panitia Penjaringan, Gedung Rektorat Lantai 4 UIN Malang.

“Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor (Panjar) secara resmi telah menerima semua berkas pendaftaran dalam proses Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Periode 2025-2029,” kata Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor, Dr. Muhammad In’am Esha, M.Ag.

Menurutnya, proses pendaftaran Bakal Calon Rektor ini merupakan bagian penting dari tahapan penjaringan sebelum dilakukan Penilaian Kualitatif oleh Senat.

“Selanjutnya, proses verifikasi administratif atas dokumen-dokumen yang diserahkan oleh para bakal calon akan dilaksanakan mulai tanggal 24 - 28 April 2025,” ujarnya.

In’am menegaskan bahwa panitia penjaringan berupaya bekerja secara profesional sesuai dengan prinsip transparansi untuk memastikan bahwa seluruh tahapan berjalan dengan baik dan menghasilkan calon pemimpin terbaik bagi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

“Selanjutnya, nama-nama yang telah terverifikasi oleh Tim Panjar dan memenuhi syarat sebagai Calon Rektor, akan dilakukan pengenalan kepada publik,” tuturnya.

“Tim Panjar mengapresiasi antusiasme dan partisipasi aktif para akademisi dalam proses ini, yang menunjukkan besarnya komitmen warga kampus terhadap kemajuan universitas. Kita berharap mereka mampu bersinergi dalam mengembangkan kampus unggul bereputasi internasional,” imbuhnya.

Informasi lebih lanjut mengenai proses verifikasi dan tahapan selanjutnya dapat diakses melalui website resmi panitia https://panjar.uin-malang.ac.id/.

Ia mengungkapkan, 12 nama yang telah menyerahkan dokumen pendaftaran Bakal Calon Rektor yaitu:

1. Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.PdI

2. Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag.

3. Prof. Dr. H. Saifullah, S.H., M.Hum

4. Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A.

5. Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si

6. Prof. Dr. H. Uril Baharuddin, M.A

7. Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag.

8. Prof. Dr. H. Suhartono, S.Si., M.Kom

9. Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd

10. Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, S.Ag., M.Si

11. Prof. Dr. H. Mohammad Samsul Ulum, M.A.

12. Prof. Dr. H. M. Fauzan Zenrif, M.Ag.

Salah seorang bakal calon rektor, Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag. mengatakan bahwa proses ini dipandang sebagai proses yang wajar, sebagai proses suksesi yang memang harus terjadi.

“Dan siapapun berhak mendaftar dan mengikuti proses penjaringan ini, guru besar kemudian merasa punya pengalaman dan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan,” tutur Prof. Umi.

Menurutnya, proses ini merupakan hal yang wajar dan harus dilalui secara wajar, karena niatnya adalah untuk mengembangkan UIN Malang agar lebih baik dan berkualitas ke depannya.

“Saya ikut berkontestasi dalam proses penjaringan ini adalah karena yang pertama bahwa selama 4 tahun ini maupun pada jabatan yang sebelumnya saya sudah memulai terlibat di dalam perjalanan atau dinamika dari kampus ini. Kemudian membuat kampus ini unggul, juga akreditasi internasional sudah kita laksanakan,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....