Pemkab Kendal Segera Bangun Pabrik Refuse Derived Fuel

  • 17 Apr 2025 18:39 WIB
  •  Semarang

KBRN, Kendal: Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Kendal bakal mendirikan pabrik Refuse Derived Fuel (RDF) di kawasan TPA Darupono Kaliwungu Selatan. RDF adalah teknologi yang menghasilkan sumber energi terbarukan pengganti batubara, yang berasal dari sampah melalui pengolahan dan pengeringan secara biologi.

Rencana pembangunan pabrik RDF ini setelah dilakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama Pemerintah Daerah Kendal dan PT Semen Gresik tentang Pengelolaan Sampah dengan Sistem RDF di Ruang Paringgitan Setda Kendal, Kamis (17/4/2025). Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan oleh Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi dan Direktur Utama PT Semen Gresik, M. Supriyadi.

Dalam kerja sama ini, pihak Pemkab Kendal bertindak sebagai penghasil RDF, sedangkan PT Semen Gresik sebagai pembeli produk RDF. Oleh karena itu, Pemda Kendal yang akan membangun pabrik RDF.

Direktur Utama PT Semen Gresik, M Supriyadi mengatakan, kebutuhan RDF di Pabrik Semen Gresik sudah sangat mendesak. Pasalnya, sampai saat ini pihaknya masih menggunakan batubara, yang notabene tidak tidak memiliki prospek jangka panjang.

"Harus ada energi pengganti batubara. Salah satunya adalah RDF dari sampah ini," katanya.

Supriyadi mengatakan, kebutuhan energi di Pabrik Semen Gresik menempati urutan pertama biaya perusahaan. Biaya kebutuhan energi, baik batubara maupun listrik mencapai 40 persen.

"Kelebihan produk RDF ini, tidak mengeluarkan sisa maupun polusi. Pembakarannya mencapai 1.300 derajat celcius," katanya.

Sementara, Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi mengatakan, berdirinya pabrik RDF ini akan menjadi solusi paling efektif untuk menangani permasalahan sampah di Kendal. Pasalnya, semua jenis sampah bisa diolah menjadi produk RDF.

"Pabrik RDF ini yang akan mewujudkan Kendal yang bebas dari sampah yang tidak berguna. Bisa mengubah sampah menjadi berkah," ujarnya.

Benny mengatakan, sudah ada pembicaraan dengan beberapa perusahaan yang akan membangun pabrik RDF di Kendal. Perusahaan tersebut siap beroperasi jika sudah ada kepastian mengenai pihak yang akan membeli produknya.

“MoU ini sebagai jaminan untuk berproduksi. Sudah ada yang menampung, yakni PT, Semen Gresik," ujarnya.

Ia menargetkan tahun ini pabrik RDF sudah bisa berproduksi. Tahapan-tahapan untuk merealisasikan pembangunan pabrik RDF pun sudah mulai dilakukan, salah satunya melalui MoU dengan PT Semen Gresik.

“PT Semen Gresik siap membeli RDF. Harus gerak cepat untuk membangun pabrik RDF, sehingga permasalahan sampah bisa terselesaikan," ucapnya. (faiz)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....