Ribuan Rumah Warga di Kabupaten Kapuas Hulu Terendam Banjir
- 25 Mar 2025 10:27 WIB
- Sintang
KBRN, Kapuas Hulu: Sebanyak 2.881 rumah warga dan 91 fasilitas umum di 8 kecamatan di kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat terendam banjir sejak 17 Maret 2025 dengan ketinggian mencapai 1 setengah meter .
Kepala bidang Rehabilitasi dan Kedaruratan Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Kapuas Hulu M. Bessiar menjelaskan 8 kecamatan terdampak banjir tersebut yaitu kecamatan Embaloh Hilir, Putussibau Utara, Putussibau Selatan, Bika, Bunut Hilir, Silat Hilir, Selimbau dan Embaloh Hulu.
"Banjir di 8 kecamatan tersebut yang menyebabkan 15.161 Kepala keluarga dengan jumlah 42.977 jiwa terdampak," katanya, Senin 924/3/2025).
Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengatakan dirinya bersama BPBD kabupaten Kapuas Hulu telah meninjau dan memberikan bantuan kepada sejumlah daerah yang terdampak banjir di kabupaten Kapuas Hulu diantaranya kecamatan Bika dan kecamatan Embaloh Hilir kabupaten Kapuas Hulu.
Fransiskus Diaan meminta para Kepala desa yang wilayahnya terdampak banjir agar segera melaporkan jumlah warga terdampak kepada Pemerintah daerah melalui BPBD kabupaten Kapuas Hulu agar segera Pemerintah daerah dapat menyalurkan bantuan.
“Saya telah berkoodinasi dengan Gubernur Kalimantan Barat terkait pemohonan bantuan logistik yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak banjir di Kapuas Hulu. Kami mengimbau kepada masyarakat Kapuas Hulu agar selalu berhati-hati, tetap semangat dan tabah menghadapi bencana banjir yang terjadi di kabupaten Kapuas Hulu dan Pemerintah daerah akan selalu bersama masyarakat dan melakukan monitoring banjir di kabupaten Kapuas Hulu,” katanya.
Fransiskus Diaan menambahkan Pemerintah Daerah telah menerima bantuan logistik dan peralatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana berupa Perahu Politelyn dan mesin 1 set, sembako 200 paket, matras 200 pcs dan selimut 200 pcs dalam rangka penanganan darurat bencana banjir di kabupaten Kapuas Hulu tahun 2025.(ril/yos)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....