Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Bintuni Mengeluh ke Bupati

  • 17 Mar 2025 19:31 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Bintuni: Menjelang Hari Lebaran Idul Fitri, Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibui dan Joko Lingara meninjau harga sembako di Pasar Sentral Bintuni Senin (17/3/2025) sore hari. Dalam kunjungan tersebut para pedagang di pasar mengeluh ke Bupati dan Wakil Bupati.

Sejumlah keluhan yang disampaikan warga pasar diantaranya sepinya pembeli yang terjadi sejak awal tahun baru 2025. Selain itu warga lainnya juga mengeluh dagangan yang sering tidak habis terjual.

"Pasar sepi sekali tidak ada pembeli, tidak tau kenapa," Kata Ruslan salah satu pedagang sembako.

Bupati dan Rombongan Ketika Meninjau Harga Ikan dan Daging Ayam di Pasar Sentral (Foto: RRI/Dina)

Ia mengakui memang sejak awal tahun ada sejumlah harga sembako yang naik, seperti gula pasir dan minyak goreng. Namun hal ini masih bisa di atasi para pedagang.

Warga lainnya Husni salah satu tukang ojek dan sejumlah pemuda pasar lainnya memalang perjalanan bupati keliling pasar dengan gerobak sayur. Para pemuda ini juga mengeluh dengan sayuran mama mama Papua yang sering tidak laku terjual karena tempat jualan yang kotor dan bau.

"Sayur kami tidak laku, warga masyarakat tidak mau beli di tempat kami, karena saluran air tersumbat sehingga mengakibatkan becek dan bau," Kata Husni.

Bupati Yohanis Manibui Ketika Menerima Keluhan Mama mama Soal Sayur yang Tidak Laku (Foto: RRI/Dina)

Mendengar keluhan warga ini Bupati Yohanis Manibui siap menampung aspirasi warga. Namun ia memerintahkan para pedagang di pasar untuk menyusun keluhan dan aspirasi bersama terlebih dahulu

"Saya beli sayurnya beberapa ikat, nanti Ade dorang siapkan waktu dengan yang dituakan, baru datang ketemu Kaka (bupati) nanti kita diskusi," Kata Bupati.

Demikian pula warga pasar lainnya, Rusli mengatakan saluran air di pasar sentral sering tersumbat dan menyebabkan air tergenang dan banjir. Bupati sempat turun melihat kondisi parit yang dipenuhi dengan banyaknya sampah dan selang saluran air bersih.

"Ini kayaknya masalah lama ya...jadi nanti ini kalau dibersihkan pipa pipa airnya dibuang dulu sebelum di rehab," Kata Bupati.

Usai berkeliling di pasar, bupati langsung kembali pulang menuju rumah negara bersama Wakil Bupati dan Pejabat lainnya. Dalam kunjungan ini Bupati juga didampingi Wakapolres dan Sejumlah Anggota DPRK.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....