Banjir Padangsidimpuan Landa Lima Kecamatan, 166 Rumah Rusak

  • 15 Mar 2025 12:22 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Banjir dan tanah longsor yang melanda lima kecamatan di Kota Padangsidimpuan pada Kamis (13/3/2025) menyebabkan ratusan rumah rusak. Kerusakan mulai dari kategori ringan hingga berat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Sabtu (15/3/2025) mencatat total ada 166 unit rumah rusak. Kerusakan terparah ada di Kecamatan Padangsidimpuan Utara, masing-masing 7 unit (rusak berat) dan 13 unit (rusak ringan). Sedangkan di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, 12 unit (rusak berat) dan 83 unit (rusak ringan).

Kemudian 50 unit (rusak ringan) di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara dan 1 unit (rusak berat) di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.

Kabid Peralatan BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan, selain rumah ada juga fasilitas umum terdampak. Kecamatan Padangsidimpuan Utara ada 2 unit sekolah dan 1 unit ibadah. Kemudian di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan 1 unit rumah ibadah dan rumah potong hewan rusak.

“Ini data sementara sampai dengan pagi tadi (8 pagi). Kalau dampak di Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu masih didata sampai sekarang oleh petugas kami di lapangan,” kata Sri Wahyuni kepada RRI, Sabtu (15/3/2025) pagi.

Sebelumnya, banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Padangsidempuan sejak Kamis (13/3/2025) dini hari menyebabkan 1.054 warga terdampak.

Sri Wahyuni mengatakan ada dua kecamatan yang terdampak cukup parah. Kecamatan tersebut yakni Padang Sidempuan Utara berjumlah 472 jiwa dan Padang Sidempuan Selatan sebanyak 582 orang.

“Jumlah pengungsi masih dalam pendataan. Sementara yang meninggal ada satu orang,” ucapnya.

Hingga saat ini, rumah warga yang sebelumnya terendam sudah mulai surut. Petugas BPBD bersama masyarakat dan pihak terkait sedang melakukan pembersihan material banjir dan longsor.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....