Kurangnya Ruang Mengaktualisasi Penyebab Remaja Melakukan Balap Liar

  • 14 Mar 2025 20:32 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Fenomena balap liar yang sering terjadi di Kota Tanjungpinang di bulan Ramadan disebabkan oleh kurangnya akses atau ruang dari remaja-remaja atau anak-anak yang lagi mencari identitas dan aktualisasi diri. Hal tersebut diperparah dengan kurangnya event-event bagi remaja di bulan Ramadan.

“Fenomena balap liar ini adalah salah satu wujud nyata dari kurangnya akses atau ruang dari remaja-remaja atau anak-anak mengaktualisasi dirinya,” ucap Pengamat Sosial dari Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Bagus Prasetyo, Jumat (14/3/2025).

Dicontohkannya di Kabupaten Karimun ada perlombaan lampu colok dan perlombaan bangunin orang sahur. Menurutnya hal itu adalah cara-cara untuk mengontrol perilaku masyarakat, remaja-remaja yang butuh ruang dan wadah untuk mengekspresikan dirinya.

Di Kota Tanjungpinang aktivitas atau event-event tersebut jarang sekali dilakukan. Akibatnya, anak muda terpaksa mencari cara alternatif untuk mengekspresikan diri dan pembentukan identitas, yang sering kali membuat mereka ikut serta dalam balap liar.

Meski tempat-tempat mereka melakukan balap liar sering didatangi petugas dan di bubarkan. Akan ada titik-titik baru untuk mereka melakukan balap liar.

“Karena itulah yang bisa bikin mereka ngumpul ramai-ramai kan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....