Pentingnya Penanganan Sampah di Kecamatan Mandau Duri

  • 11 Feb 2025 15:17 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Penanganan sampah di Duri, Kecamatan Mandau, menjadi perhatian utama dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang digelar pada Senin, 10 Februari 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Mandau, Riki Rihardi, mengajukan berbagai usulan untuk meningkatkan pengelolaan sampah yang kian memprihatinkan. Salah satu usulan utama adalah pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang lebih layak, mengingat TPA yang ada saat ini tidak mampu menampung volume sampah yang terus meningkat.

"TPA yang ada saat ini mengalami kesulitan dalam menampung sampah. Lokasi TPA yang terbatas dan seringnya terjadi gesekan dengan masyarakat sekitar akibat limbah sampah yang mencemari lahan pertanian membuat kondisi semakin buruk. Untuk itu, pembangunan TPA baru menjadi kebutuhan mendesak guna mengatasi masalah tersebut" Ungkap Camat Riki.

Selain itu, pengangkutan sampah juga menjadi kendala utama, sehingga diperlukan penambahan armada angkutan sampah agar proses pengangkutan lebih efisien.

Camat Riki juga menyoroti perlunya meningkatkan kualitas petugas kebersihan yang berasal dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Beliau menegaskan bahwa petugas kebersihan harus lebih peduli dan maksimal dalam melaksanakan tugas mereka.

Pembentukan Satgas yang lebih solid dan koordinasi yang lebih baik dengan Forkompimca juga dianggap sangat penting untuk memperbaiki kinerja petugas kebersihan di Kecamatan Mandau.

"Kami mengusulkan mengatasi masalah sampah dengan pemasangan CCTV di titik-titik rawan pembuangan sampah. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaku pembuangan sampah sembarangan dan memberikan efek jera. Dengan adanya bukti berupa rekaman CCTV, tindakan tegas dapat diambil terhadap para pelanggar, sehingga kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan dapat diminimalisir" Ungkapan Camat Riki lagi.

Di sisi lain, penggunaan teknologi dalam pengelolaan sampah juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Dengan penerapan teknologi, sampah yang dihasilkan dapat dikelola dengan lebih efisien dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain.

Camat Riki mengajak semua pihak untuk memperkuat penanganan sampah dengan pendekatan berbasis teknologi agar masalah sampah di Kecamatan Mandau bisa ditangani lebih baik dan berkelanjutan.

Namun, masalah utama yang masih dihadapi adalah rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Hal ini terlihat dari banyaknya sampah yang dibuang sembarangan, yang kemudian menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Meskipun sudah dilakukan upaya gotong royong untuk membersihkan sampah, masih ada oknum yang tidak bertanggung jawab dan kembali membuang sampah sembarangan, sehingga kesadaran kolektif perlu terus ditingkatkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....