Makan Bergizi Gratis, Sosiolog: Kita Harap Konsisten

  • 13 Jan 2025 18:03 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar : Beberapa hari terakhir pelaksanaan simulasi makan siang bergizi gratis gencar dulakukan oleh sejumlah pihak terkiat. Sasaran utama program makan bergizi gratis ini, salah satunya adalah pelajar.

Berkaitan dengan hal tersebut, Sosiolog, Anshar Aminullah kepada rri.co.id mengatakan jika program makan bergizi gratis ini menjadi salah satu program pemerintah yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi ditengah adanya gejala frustasi sosial masyarakat.

Ia menilai melalui program makan bergizi gratis ini terkesan panik menghadapi tekanan hidup atau lebih tepatnya dalam tekanan ekonomi yang belum juga mampu mereka atasi akibat kondisi lapangan kerja yang masih sulit. Sementara hidup dirinya dan juga keluarganya terus berjalan.

Memang kata kandidat doktor Universitas Indonesia ini, tak bisa dipungkiri setiap masyarakat kita memiliki persepsi yang berbeda mengenai standar kelayakan gizi yang dikonsumsi pada tahap simulasi perdana makan siang bergizi ini.

“Hal ini wajar oleh karena perbedaan persepsi ini sangat dipengaruhi oleh nilai dan norma budaya yang berlaku Oleh karena itu,” ujar Anshar saat dikonfirmasi, Senin (13/1/2025).

Ia menambahkan bila bertemu beberapa orang dengan latar belakang budaya berbeda akan menunjukkan persepsi nilai terhadap makanan yang berbeda adalah normal dan lumrah. “Namun kita harapkan simulasi makan siang bergizi ini kita harap tetap bisa konsisten dengan standar kelayakan gizinya,” jelasnya.

Meskipun lanjut Anshar kedepannya persoalan penganggaran yang dibutuhkan memang tidaklah sedikit jumlah yang dibutuhkan. Namun kita percaya pemerintah bisa tetap mencarikan solusi dan tetap mampu menjalankan tanpa harus memangkas standar kelayakan gizi disetiap penyajiannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....